Tak dapat izin PT KAI, Railbus di Solo batal beroperasi

Menurut PT KAI, Railbus batal beroperasi karena ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Tak dapat izin PT KAI, Railbus di Solo batal beroperasi
railbus. ©2012 Merdeka.com

Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengoperasikan kembali Railbus Batara Kresna peninggalan Jokowi pada 1 Januari 2013 kemarin, gagal total. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) 6 Yogyakarta, belum memberikan lampu hijau pengoperasian kereta bantuan Kementerian Perhubungan senilai 17 miliar lebih tersebut.Pejabat Humas PT KAI Daops 6 Yogyakarta Sri Winarto mengatakan, Railbus belum bisa dijalankan kembali karena masih perlu beberapa persyaratan yang harus dipenuhi."Masih perlu penyiapan sumber daya manusianya, terutama untuk penjaga perlintasan. Selain itu juga diperlukan reka pola operasi. Ada beberapa lintasan yang perlu dibersihkan, terutama ranting-ranting pohon," ujar Winarto kepada merdeka.com, Rabu (2/1/2013).Menurut Winarto, untuk mempersiapkan SDM, pihaknya telah mengirim surat resmi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Jika pemkot sudah menyiapkan, pihaknya akan segera memberikan pelatihan.Dalam waktu dekat, Daops 6 juga akan menggelar rapat internal dengan direksi."Sebelum berkoordinasi dengan Pemkot Solo, kita akan rapat internal dulu," katanya.Dia berharap koordinasi itu menghasilkan satu kesepakatan soal waktu pengoperasian Railbus.Sebelumnya, Pemerintah Kota Solo melalui Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Yoscha Herman Sudrajad memastikan Railbus akan beroperasi kembali, 1 Januari.Railbus yang berhenti beroperasi sejak Oktober tahun lalu akibat kerusakan generator, akan melayani rute Stasiun Sukoharjo-Stasiun Kota-Stasiun Purwosari-Yogyakarta. Sebelum dikembalikan ke Solo, moda transportasi yang membelah jalur utama Jl Slamet Riyadi Solo tersebut, telah diperbaiki di PT. Industri Kereta Api (INKA) Madiun.

Rekomendasi