Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) langsung memberikan perintah kepada aparat untuk menindak tegas kelompok bersenjata yang membuat ulah di Poso. Kemarin, tiga anggota Brimob tewas ditembak."Saya sudah berikan instruksi yang tegas dan jelas agar Poso tidak dianggap peristiwa biasa, tapi harus diikuti langkah-langkah luar bisa, tepat dan benar," ujar SBY di Bandara Halim Perdanakusuma, Jumat (21/12).Menurut SBY, kini Poso memang dijadikan tempat latihan oleh kelompok-kelompok bersenjata. Untuk itu, peran aparat kepolisian dibantu TNI harus lebih maksimal memastikan daerah itu aman."Hukum ditegakkan, rakyat harus dilindungi. Tidak boleh ada orang bersenjata, itulah tugas Polri dibantu TNI," katanya. SBY juga mengingatkan kepada warga dan pihak keamanan untuk tetap waspada terhadap ancaman keamanan. "Saya minta untuk waspada, tidak lalai. Saudara tahu bertahun-tahun kita mencoba selesaikan konflik di Poso, Ambon," tandasnya.
SBY perintahkan aparat lakukan tindakan luar biasa di Poso
"Hukum ditegakkan, rakyat harus dilindungi. Tidak boleh ada orang bersenjata, itulah tugas Polri dibantu TNI," kata SBY.
Rekomendasi