Proses penghitungan cepat versi Proximity mencatatkan tiga kabupaten di Jawa Timur yang menyelenggarakan pilkada, yaitu Bangkalan, Sampang dan Nganjuk berlangsung hanya satu putaran. Masing-masing pasangan pemenang meraih lebih dari 30 persen suara pada Pilkada yang digelar, Rabu (12/12).Sesuai peraturan, pasangan yang meraih 30 persen plus satu suara dinyatakan memenangkan pilkada, namun bila tidak ada yang mencapai 30 persen plus satu maka dua pasangan teratas peraih suara berhak berlaga lagi di putaran kedua.Untuk Kabupaten Bangkalan, hasil hitung cepat versi Proximity mencatat pasangan 'Makmur' atau Makmun Ibnu Fuad-Mondir A Rofii menang telak dan memecahkan rekor Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bangkalan dengan perolehan suara 92,07 persen."Semua data di lapangan sudah final kami terima dan hasilnya pasangan nomor urut tiga, yakni 'Makmur' menang telak," ujar Direktur Sosial Politik Lembaga Survei Proximity, Ahmad Hasan Ubaid.Menurut dia, hasil itu sudah diprediksi banyak kalangan, apalagi pasangan nomor satu KH Imam Buchori-Rh Zainal Alim dicoret. "Kemenangan telak pasangan nomor urut 3 sedikit banyak terdongkrak karena didiskualifikasinya pasangan nomor 1. Apalagi analisis politik saya, pasangan nomor urut 2 hanya calon bayangan yang ditunjuk salah satu kandidat," ucapnya.Pilkada Bangkalan kali ini hanya diikuti oleh dua pasangan calon, Makmun Ibnu Fuad-Mondir A Rofii nomor urut 3 yang memperoleh 92,07 persen, pasangan nomor urut 2 yakni Nizar Zahro-HR Zulkifli yang hanya memperoleh 07,93 persen.Selain itu, Proximity juga mencatat hampir separuh pemilih di Bangkalan tidak menggunakan hak pilihnya. Ini terkuak setelah hasil di tingkat pemilih hanya 57,27 persen. "Artinya, sebanyak 42 persen pemilih tidak menggunakan hak pilihnya alias golput. Faktor pastinya kami belum tahu, namun kemungkinan besar, karena ada salah satu pasangan yang dicoret oleh KPUD," kata dia.Pihaknya menyatakan, penghitungan cepat di Kabupaten Bangkalan ini menggunakan sampel sebanyak 71.794 orang di 150 tempat pemungutan suara (TPS), dari jumlah pemilih sebanyak 880.928 orang, dengan 1.854 TPS yang berada di 18 kecamatan.Sementara di Kabupaten Sampang, proses penghitungan cepat versi Proximity mencatatkan hasil pasangan 'Al-Falah' atau KH Fannan Hasib-Fadhillah Boediono memenangkan Pemilihan Kepala Daerah Sampang dengan perolehan suara 32,36 persen."Semua data di lapangan sudah kami terima, dan hasilnya pasangan 'Al-Falah" berada di urutan pertama," ujar Ahmad Hasan Ubaid.Al-Falah mengalahkan pasangan incumbent Noer Tjahja yang berpasangan dengan Heri Purnomo. Bahkan pasangan nomor urut tiga itu hanya memperoleh 20,32 persen suara atau hanya menempati urutan tiga terbesar. Pasangan Hermanto Subaidi-KH Djakfar Shodiq meraih suara sebanyak 27,61 persen berada di urutan kedua.Sementara tiga pasangan lainnya yakni Haryono Abdul Bari-Yahya Hamiduddin dengan perolehan 14,31 persen suara, pasangan Ahmad Yahya-Faidhol Mubarok hanya meraih 04,25 persen suara dan urutan terakhir ditempati pasangan KH Faishol Muqoddas-Triyadi Khusnul Yaqin yang hanya meraih 01,15 persen suara.Ahmad Husan Ubaid menyatakan, pihaknya melakukan penghitungan cepat di Kabupaten Sampang dengan menggunakan sampel sebanyak 69.115 orang di 150 tempat pemungutan suara (TPS), dari jumlah pemilih sebesar 676.064 orang, dengan 1.462 TPS.Pasangan incumbent Taufiqurrahman-Abdul Wachid Badrus menjadi pemenang satu putaran pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Nganjuk dengan perolehan 31,88 persen suara.Pasangan nomor urut dua ini berada di urutan pertama dibandingkan lima pasangan calon lainnya. Peringkat kedua diraih pasangan Siti Nurhayati-Sumardi dengan perolehan 24,29 persen, disusul pasangan Njono Djojo Astro-Syaiful Anam dengan raihan 22,41 persen suara.Berikutnya, pasangan KPH Pied Yudhianto-Basuki menempati posisi ke empat dengan 13,52 persen suara, kemudian pasangan Yusmanto-Gatot Nursalim dengan perolehan 05,46 persen suara.Di urutan paling akhir yakni pasangan Suci Purnomo-Djaelani yang hanya memperoleh 02,45 persen. "Semua data di lapangan sudah final dan kami terima hasilnya bahwa pasangan yang sebelumnya menjabat bupati dan wakil bupati menempati urutan pertama," ucapnya.Selain itu, Proximity juga mencatat sebanyak 60,29 persen warga Nganjuk mendatangi TPS dan menggunakan hak pilihnya. Ini berarti, sebanyak 39,71 persen warga memilih golput.Pihaknya menyatakan, penghitungan cepat yang dilakukan untuk Pilkada Kabupaten Nganjuk menggunakan sampel sebanyak 67.726 orang di 150 tempat pemungutan suara (TPS), dari jumlah pemilih sebanyak 890.980 orang, dengan 1.987 TPS yang tersebar di 20 kecamatan.Ahmad mengaku sampel suara yang diambil sudah mewakili karena menggunakan metode 'multi stage random sampling" atau melalui beberapa tahapan termasuk jumlah pemilih dan TPS, dengan ambang batas kesalahan hanya satu persen.
Hasil quick count pilkada Bangkalan, Sampang, dan Nganjuk
Pilkada Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad-Mondir A Rofii menang dengan perolehan suara 92,07 persen.
Rekomendasi