Mabes Polri serius untuk melangsingkan polisi gendut di kesatuannya. Namun Polri mengaku tidak akan memberikan sanksi terhadap polisi tersebut, karena khawatir masalah kesehatan."Tidak ada sanksi, yang penting mereka taat. Itu tidak bisa dilakukan drastis (pengurusan badan) harus dengan memperhatikan kesehatannya. Takutnya bahaya kalau disamaratakan bisa saja terjadi gangguan di organ lain seperti jantung," ujar Karo Penmas Polri Brigjen Pol Boy Rafli di kantornya, Jakarta, Rabu (5/12).Boy mengungkapkan sudah ada program untuk kesehatan dan perawatan tubuh para personel polisi kelebihan berat badan itu. Program ini dilakukan mulai dari jajaran Mabes Polri sampai kesatuan terkecil. Sudah dua kesatuan wilayah yang terus mencanangkan program khusus untuk polisi gendut, Polres Jakarta Timur dan Polres Tangerang."Sebenarnya ada program terkait masalah itu program pemeliharaan dan perawatan personel namanya. Kita ada Jumat pagi senam bersama di tingkat Mabes Polri dan secara periodik tes jasmani kepolisian. Ini program dari pusat sampai tingkat kepolisian terdepan," lanjut Boy.Untuk polisi yang berat badannya sudah tergolong ekstrem. Polri menyediakan dokter dan pelatihan untuk polisi berbadan tambun ini. "Bagi mereka tidak memenuhi standar terus dipacu untuk melakukan pelatihan kebugaran seperti senam dan lari dengan jarak dan waktu tertentu," tutup Boy.
Mabes Polri tak beri sanksi para polisi gendut
Namun Mabes Polri mewajibkan polisi gendut untuk langsing.
Rekomendasi