Kapolda Metro: Perjuangan mahasiswa jangan ganggu masyarakat

"Kalau emosi nggak terkendali menghasilkan distorsi. Demokrasi yang cerdas," tegas Untung.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Kapolda Metro: Perjuangan mahasiswa jangan ganggu masyarakat
Kapolda Untung S Rajab. ©2012 Merdeka.com/dok

Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab mengadakan silaturahmi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara di Ballroom Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Senin (22/10). Dalam kesempatan itu, Untung mengkritik demo mahasiswa yang kerap menggangu ketertiban."Perjuangan mahasiswa jangan bakar ban, mengganggu masyarakat," ujar Untung dalam sambutannya.Pada kesempatan yang sama, Untung juga sedikit menceritakan kembali sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia. Dikatakan Untung, tahun 1945 karena sekelompok pemuda yang tidak sabar untuk menuju kemerdekaan akhirnya diculiklah Soekarno dan dibawa ke Rengasdengklok."Di belahan manapun, pemuda terasah pola pikirnya. Pergerakan dimulai dengan konsep itu ciri-ciri pemuda bangsa. Kalau emosi nggak terkendali menghasilkan distorsi. Demokrasi yang cerdas," tutur Untung.Sementara itu, dalam acara tersebut hadir juga Dirjen Dikti yang diwakili oleh Ila Saila. Dia berpesan kepada para mahasiswa yang hadir untuk meninggalkan kekerasan, radikalisme dan anarkisme saat menyuarakan pendapat."Dalam acara ini saya mewakili Pak Dirjen yang berhalangan hadir berpesan agar mahasiswa mendapatkan anugerah dan berpikir dengan hati dan pikiran jernih. Jangan emosional," tutur Ila.Ila juga mengatakan dalam setiap aksinya, mahasiswa diharapkan sebagai pendorong perubahan bangsa boleh saja panas hati dan pikiran. Namun harus juga ingat jika mahasiswa adalah orang yang punya pendidikan tinggi dan berpikir ilmiah."Kalau ada yang tidak selaras atau sepaham selesaikan dengan jernih. Mulai malam ini tinggalkan radikalisme, kekerasan dan anarkisme," tegas Ila.

Rekomendasi