Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin) Iskamto menegaskan, selama ini proyek di Kejaksaan sudah sesuai prosedur termasuk proyek Adhyaksa Center. Jika dalam praktiknya ada penyelewengan, maka akan diusut."Sudah benar, Anda bisa lihat, sudah benar lurus enggak apa-apa," kata Iskamto di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/10).Saat ini salah satu proyek Adhyaksa Center di Kejaksaan Agung tengah disorot oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kawasan Pengembangan dan Pembinaan Terpadu Sumber Daya Manusia itu dibangun di Ceger, Jakarta Timur.Kini, ada dugaan proyek itu bermasalah. Muhammad Nazaruddin yang menjadi terpidana dalam kasus Wisma Atlet itu diduga meminta bantuan Azis Syamsuddin untuk mengegolkan proyek Adhyaksa Center. Benarkan Azis terlibat dalam proyek tersebut?"Begini saya tahu, itu berita lama dan sudah dijawab oleh Pak Aziz, oleh pimpinan dan jaksa agung," jelas dia.Iskamto mengakui dirinya mengenal dekat dengan Azis. Tetapi, dia mengenal politikus Golkar itu hanya sebatas mitra karena berada di Komisi III dan tidak pernah bertemu di Kejagung membahas proyek Adhyaksa Center."Apa ketemu saya? Enggak, ketemu di kantor enggak pernah, beliau tugasnya banyak," kata dia.Nama Azis kini santer disebut-sebut terlibat dalam mengegolkan proyek di Kejaksaan yang ditangani oleh Nazaruddin. Menurut mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai Yulianis saat dipersidangan, Azis membantu menggiring proyek untuk perusahaan milik Nazaruddin. "Proyek di Kejaksaan itu ada Azis Syamsuddin (Komisi III). Lalu Zulkarnaen Djabar, Pak Karding (Abdul Kadir Karding Fraksi PKB) di Komisi Agama, lalu proyek di Kementerian Kesehatan saya lupa tapi dia dari PKS, lalu ada juga Pak Olly Dondokambey," kata Yulianis saat memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus suap Wisma Atlet dengan terdakwa Angelina Sondakh di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (4/10).
Jaksa Agung Muda Iskamto mengaku kenal Azis Syamsuddin
Nama Azis kini santer disebut-sebut terlibat dalam mengegolkan proyek di Kejaksaan.
Advertisement
Rekomendasi