Mabes Polri mengaku sudah menyiapkan bantuan personel untuk mengamankan Perdana Menteri Australia Julia Gillard yang akan datang di peringatan bom Bali, Jumat (12/10). Pengamanan juga disiapkan untuk memberi rasa aman pada tamu VVIP tersebut."Upaya pengamanan pasti dilakukan semua rencana pengamanan sudah dilakukan Polda baru dari Mabes Polri juga sudah membantu, semua tamu dari negara menjadi atensi dari kita," jelas Karo Penmas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di kantornya, Jakarta, Rabu (10/10).Boy juga menambahkan bahwa Kapolda Bali juga turun langsung mengkoordinasi keamanan di Bali. Densus 88 dan BIN juga masih bekerja membantu pengamanan di sana."Satuan intel Polri, berjalan upaya deteksi dari Densus 88, kita berharap tidak ada yang mengkhawatirkan upaya pengamanan dari Polda Bali. Pengamanan yang langsung dipimpin bapak Kapolda Bali yang bergabung oleh anggota Mabes yaitu Densus, kegiatan berjalan seperti biasa," lanjut Boy.Sebelumnya, Polda Bali mendeteksi adanya ancaman serangan teror kepada Perdana Menteri Australia Julia Gillard. Serangan itu akan ditujukan kepada Julia Gillard yang akan hadir pada even peringatan 10 tahun bom Bali, Jumat (12/10) besok."Dari informasi yang kita kumpulkan ada indikasi gerakan tertentu yang mengarah pada sasaran pertama VVIP yang akan hadir pada even itu," ungkap Wakapolda Bali Brigjen Ketut Untung Yoga usai mengikuti gelar pasukan pengamanan peringatan 10 tahun bom Bali di Denpasar, Rabu (10/10).
Densus 88 dan BIN ikut amankan PM Australia
Boy juga menambahkan bahwa Kapolda Bali juga turun langsung mengkoordinasi keamanan di Bali.
Advertisement
Rekomendasi