TNI AL selidiki KRI Klewang yang habis terbakar

Kapal canggih ini terbuat dari bahan komposit sejenis serat gelas itu rentan terhadap api.

Ramadhian Fadillah
Oleh Ramadhian Fadillah - Reporter
TNI AL selidiki KRI Klewang yang habis terbakar
KRI Klewang 625 yang terbakar di Banyuwangi(@drumer_edan). ©2012 Merdeka.com

Kapal berteknologi tercanggih TNI AL saat ini, KRI Klewang-625, terbakar di dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Jawa Timur. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab dan tingkat kerusakan akibat kebakaran itu."Kami nyatakan, benar bahwa KRI Klewang-625 terbakar tadi. Namun kami belum tahu penyebabnya, kami masih menunggu penyelidikannya," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Untung Suropati. Demikian dikutip antara, Jumat (28/9).Kabar beredar menyatakan, KRI Klewang-625 dengan rancangan sangat berbeda dengan kapal konvensional itu terbakar sekitar tengah hari. Menurut sumber, kapal itu terbakar sesaat sesudah tim inspeksi dari TNI AL meninggalkan dermaga tempat kapal itu ditambat.Direncanakan, Senin depan (30/9) kapal ini diujicoba berlayar terakhir sebelum upacara serah terima kepada TNI AL.KRI Klewang-625 dibangun berbahan baku sejenis serat gelas yang diklaim kekuatannya menandingi baja namun tidak memantulkan gelombang radar. Teknologi stealth ini juga dimiliki pesawat terbang intai F-117 Night Hawk milik Angkatan Udara Amerika Serikat.Diketahui bahwa bahan komposit sejenis serat gelas itu rentan terhadap api. Jika satu peluru kendali setingkat MM-39 Mark II Exocet ditembakkan dari geladaknya, maka api semburan mesin jet arsenal itu sangat besar dan panas. Inilah yang harus diantisipasi kapal-kapal perang berbahan baku komposit itu, walau diklaim mampu menyerap pantulan gelombang radar dan elektromagnetik lain.

Rekomendasi