Ingrid: Model cari sensasi jangan sampai turunkan martabat

"Sebetulnya masih banyak cari lain untuk kita bisa berkarya dan tidak perlu mengumbar tubuh," kata Inggrid.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Ingrid: Model cari sensasi jangan sampai turunkan martabat
inggrid kansil. ©2012 Merdeka.com

Anggota DPR Ingrid Kansil menilai, banyaknya model yang rela difoto dengan pose panas karena ingin menunjukkan eksistensi. Selain itu, banyak juga model melakukan hal tersebut karena tuntutan pekerjaan.

"Menurut saya, tampilnya mereka tersebut karena mereka ingin menunjukkan eksistensi mereka sebagai seorang model meskipun hal tersebut sebagai hak asasi mereka untuk berkiprah," kata Ingrid yang pernah terjun di dunia artis lewat sambungan telepon, Minggu (16/9).

Tetapi, sebaiknya para model tidak mencari popularitas dan ingin terkenal dengan cara menurunkan harkat dan martabat kaum hawa. "Karena sebetulnya masih banyak cari lain untuk kita bisa berkarya dan tidak perlu mengumbar tubuh," ujar.

Menurut istri dari Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan ini, wanita Indonesia harus mempunyai karakter. Dalam arti, kalau penawaran pekerjaan yang diberikan tersebut tidak sesuai dengan norma, agama dan nilai-nilai kesusilaan, maka harus berani menolak.

"Masih banyak cara untuk menempuh pekerjaan sebagai model, yang tentunya tidak harus mengumbar tubuh," ujar dia.

Cari sensasi

Sementara menurut psikolog Tika Bisono, banyaknya model yang rela difoto dengan pose nakal karena kebanyakan dari mereka bangga dengan lekuk tubuhnya. "Kemungkinan yang terbesar si artis itu menyukai bahkan mencintai lekuk tubuhnya sehingga membuat bangga ketika publik mengetahuinya," kata Tika.

Menurut Tika, pasar untuk pelaku nudis tersebut memang ada. Seperti pembaca majalah dewasa selalu menganggap foto-foto cewek seksi tersebut cuma sekedar hiburan saja.

"Kita membaca atau melihat gambar tersebut fantasi mereka yang dominan. Tapi ada juga sebagai pelarian untuk mengatasi stres," ujar Tika.

Kerap kali adegan atau foto telanjang itu dianggap bagian dari seni. Di dunia hiburan, perilaku nudis tersebut dijadikan tren tapi belum dijadikan gaya hidup. "Seperti ingin tampil beda tapi dipikir lebih jauh tentang konsekuensi dari tindakan mereka itu," jelas dia.

Rekomendasi