Polisi menyebut terduga teroris Toriq sudah mempersiapkan aksi bom bunuh diri di empat titik. Sebelum melakukan aksi teror, Toriq menulis surat wasiat yang ditujukan untuk orang-orang yang dicintainya. "Yang bersangkutan benar membuat surat wasiat, isinya permintaan maaf pada ibu, istri, anak. Dia ingin masuk surga karena ridho dari Allah. Kita sudah konfirmasi, itu memang tulisan tangan Toriq," ujar Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (10/9).Selain kepada keluarga, dalam surat wasiatnya Toriq juga meminta maaf dan doa kepada sahabat juga gurunya."Untuk ibu serta istri dan anakku, aku berterima kasih pada kalian yang hidup bersama baik susah maupun senang. Kepada para tetangga dan sahabatku yang baik aku meminta maaf atas kesalahanku yang disengaja maupun tidak disengaja. Kepada guruku doakan agar muridmu diterima amal solehnya," kata Boy saat membacakan surat wasiat itu.Seperti diberitakan sebelumnya, Toriq menyerahkan diri ke Pos Polisi Jembatan Lima kemarin. Toriq sebelumnya dikejar atas kepemilikan bom rakitan di kediamannya, di Tambora. Selanjutnya Toriq ikut ambil bagian dalam eksperimen bom rakitannya di Beji, Depok (8/9) yang kembali gagal.
Surat wasiat Toriq sebelum melakukan bom bunuh diri
"Isinya permintaan maaf pada ibu, istri, dan anak," ujar Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar.
Rekomendasi