Pasca tindak anarkis massa di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (6/9) lalu, aktivitas pelayanan di kantor bupati kembali berjalanan normal. Sementara Kapolres Lumajang, AKBP Sutanto, yang terluka saat mengamankan aksi telah dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Internasional Surabaya."Situasi kemarin itu kan, karena massa tidak puas dengan keputusan penundaan Pilkades di beberapa daerah setempat. Sehingga terjadi aksi turun jalan. Karena situasi memanas, dan Pak Kapolres (AKBP Sutanto) berada di tengah kerumunan massa, sehingga terkena lemparan dari massa," terang Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Hilman Thayib di Mapolda, Jumat (7/9).Pihak Polda sendiri, akan mencari para pelaku dan akan menindak secara hukum. "Karena tindakan ini sudah mengarah pada tindak kriminal."Bahkan, Hilman mengatakan pihaknya sudah mengantongi nama-nama provokator dalam aksi anarkis yang dilakukan para demonstran. "Kita sudah memiliki data-data pelaku pelemparan yang menyebabkan seorang perwira terluka. Bahkan kita juga memiliki data korlap aksinya. Nanti kita akan lakukan tindakan hukum yang tegas."Sementara soal kondisi Kapolres Lumajang saat ini, Hilman mengatakan kalau kondisi AKBP Sutanto sudah sehat dan beristirahat di rumahnya yang ada di Surabaya. "Beliau sudah sehat. Sebelumnya memang sempat dirujuk ke RS Internasional Surabaya usai dirawat di RS Bhayangkara," ujarnya.Sementara itu, di kantor Dinas Penggelolaan Keuangan Daerah (DPKD) dan Bagian Pembanguna yang dalam aksi massa itu, mulai dibersihkan dan para pegawai berkerja kembali. Di bagian dalam Kantor DPKD dan Bagian Pembangunan sudah bersih dari pecahan kaca. "Alhamdulillah, kerusakan hanya kaca, jadi teman-teman pegawai mulai beraktivitas," kata Kepala DPKD, Rohma.Dia mengatakan, tidak ada alat administrasi yang rusak. Bahkan sejumlah dokumen penting soal keuangan diselamatkan saat aksi menjadi anarkis. "Kini semua berjalan lancar, meski kemarin (6/9) mencekam," terangnya.Ketika ditanya soal berapa kerugian yang diderita pihak Pemkab akibat kerusuhan kemarin, Rohma tidak bisa memperkirakan berapa jumlah kerugiannya. "Berapa jumlah kerugian belum terhitung dan masih didata," pungkas dia.
Polda Jatim buru pelaku perusakan kantor bupati Lumajang
Massa tidak puas dengan keputusan penundaan pilkades di beberapa daerah setempat. Sehingga terjadi aksi turun jalan.
Rekomendasi