Amankan pemudik, Polda Jatim siagakan sniper

Para Sniper itu akan disiagakan di tiga titik rawan di Jawa Timur, di antaranya Situbondo, Ngawi dan Nganjuk.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Amankan pemudik, Polda Jatim siagakan sniper
Pasukan Brimob. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Polda Jawa Timur menempatkan sejumlah penembak jitu (sniper) di tiga titik rawan di wilayah Jawa Timur. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi aksi kejahatan di jalur mudik."Tapi snipernya bukan penembak jitu yang menembak dari jarak jauh dengan senjata laras panjang. Tapi snipernya adalah anggota Brimob yang mobile dengan senjata lengkap dan bereaksi cepat," kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Hadiatmoko di Mapolda Jatim, Kamis (16/8).Para sniper itu, kata dia, akan disiagakan di tiga titik rawan di Jawa Timur, di antaranya Situbondo, Ngawi dan Nganjuk. Selain tiga tempat itu, pasukan Brimob juga disiagakan di sekitar Banyuwangi.Penempatan sniper ini adalah upaya preventif polisi dalam pengamanan Lebaran. "Mereka harus yakin kalau si pelaku itu adalah penjahat dan membahayakan. Baru jika sudah yakin, boleh melakukan penembakan. Namun penembakan tersebut hanya melumpuhkan korban saja," jelasnya."Kami hanya mengantisipasi saja. Jangan sampai keberadaan sniper ini, membuat takut pemudik," lanjutnya.Sementara itu, ia memprediksi lonjakkan arus mudik akan terjadi pada Jumat (17/8) besok. Menurut Hadiatmoko, pemudik ke Jawa Timur tidak akan sepadat pemudik ke Jawa Tengah dan Jawa Barat."Semoga tidak terjadi kemacetan yang parah, karena Jawa Timur adalah limpahan dari Jateng dan Jabar," pungkas dia.

Rekomendasi