Parodi Klinik Tong Fang di mata juara Stand Up Comedy

Parodi iklan Tong Fang beredar lewat media sosial. Ancaman buat para pelawak?

Ramadhian Fadillah
Oleh Ramadhian Fadillah - Reporter
Parodi Klinik Tong Fang di mata juara Stand Up Comedy
ge pamungkas. kapanlagi.com/hendra gunawan

Juara Stand Up Comedy season 2, Ge Pamungkas menilai parodi Klinik Tong Fang yang beredar melalui sosial media, memang sangat lucu. Apakah Ge takut para pelawak kehabisan job gara-gara parodi Tong Fang?"Selama ini saya melihat jokes-jokes yang dilampirkan memang sangat lucu, dan mengundang ketawa. Namun, namanya juga humor, kita juga harus hati-hati. Jangan sampai melucu, tapi malah membuat orang lain tersinggung, atau bahkan mem-bully pihak-pihak tertentu. Kalau memang ingin membuat orang tertawa, ya jangan bikin orang ketawa di atas penderitaan orang lain," tutur Ge kepada merdeka.com dalam surat elektroniknya, Jumat (10/8).Ge menilai kini lelucon-lelucon di masyarakat cepat populer karena sosial media seperti twitter dan facebook. Sejak dulu pun parodi atau pelesetan hal-hal tertentu sudah ada di masyarakat. Namun karena disampaikan hanya dari mulut ke mulut, tidak booming seperti parodi Klinik Tong Fang sekarang."Menurut saya pada dasarnya semua orang memang bisa membuat leluconnya sendiri. Sepertinya sih dari dulu orang-orang udah bisa, namun kan dulu tidak ada yang namanya 'social media', jadi lawakan partisipatif masyarakat kurang 'terdengar'.Jaman social media seperti ini, parodi mudah menyebar cepat dan luas. Jangan-jangan nanti pelawak gak laku?"Enggak kok, pelawak masih bakal laku. Yaah, palingan sih PR buat bagi pelawak dan komedian adalah mencari bahan atau materi lawakan yang lebih bagus aja," jawab Ge.

Rekomendasi