Jadi tersangka, Emir Moeis diminta sabar oleh Megawati

Emir mengaku sudah berkoordinasi dengan PDIP perihal status tersangka yang disandangnya.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Jadi tersangka, Emir Moeis diminta sabar oleh Megawati
Emir Moeis. ©2012 Merdeka.com

Ketua Komisi XI DPR Emir Moeis mengungkapkan telah berkoordinasi dengan partainya, PDI Perjuangan perihal status tersangka yang kini disandangnya dalam kasus Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Lampung."Sudah, beliau sudah ngomong sabar saja, sebagai layaknya seorang ibu," kata Emir ketika ditanya apakah Ketua Umum PDIP Megawati sudah mengetahui kasus tersebut.Emir mengungkapkan hal itu dalam jumpa pers di Gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (25/7). "Disuruh tenang saja, ini saya mau konsolidasi," imbuhnya.Emir menyatakan, dia memang pernah duduk di Komisi Energi DPR pada tahun 1999 hingga tahun 2002. Namun saat kasus terjadi tahun 2004, dia sudah berada di Komisi XI. "Kalau dibilang salah alamat, ya salah alamat," tukasnya.Meski begitu dia mengetahui jika memang ada proyek pembangunan PLTU Tarahan karena dia duduk di Komisi Anggaran. Soal kedekatan dengan mantan Dirut PLN Eddie Widiono, Emir mengakui Eddie merupakan adik tingkatnya saat berkuliah."Tapi saya tidak pernah ke proyek Tarahan, apalagi mengurusi Tarahan. ini yang mau saya lihat substansinya seperti apa," tukas Emir yang berjanji akan kooperatif jika dipanggil KPK.

Rekomendasi