Usut video mesum, BK minta bantuan Mabes Polri

BK sementara waktu akan menunggu hasil penyelidikan dari Mabes Polri.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Usut video mesum, BK minta bantuan Mabes Polri
gedung Mabes Polri. merdeka.com/Imam Buhori

Badan Kehormatan (BK) DPR telah memeriksa kasus video mesum yang diduga melibatkan Karolin Margret Natasa. Anggota DPR dari PDIP itu diperiksa selama 20 menit.Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan, BK belum bisa memastikan apakah pemeran dalam video mesum itu adalah Karolin. Rencananya, untuk mengusut video ini BK akan meminta bantuan kepada Mabes Polri."Ini belum tuntas karena itu BK mengakui bahwa BK tak punya kapasitas memastikan video itu sosok yang bersangkutan (Karolin) dan tak bisa dibuktikan perangkat di BK sendiri. BK meminta perangkat ahli dengan peralatan dan 100 persen tak bisa katakan ya dan tidak dan BK melihat yang punya perangkat ini Mabes Polri," kata Ketua BK M Prakosa di Gedung DPR Jakarta, Selasa (12/6).Apalagi dalam pemeriksaan Karolin membantah bahwa dalam pemeran video mesum itu adalah dirinya. "Bu Karolin membantah, maka BK akan kirim surat ke Mabes untuk melakukan penyelidikan terhadap penyebaran video itu," jelas Prakosa.Prakosa menegaskan, BK belum selesai menyelidiki kasus ini meski Karolin yang diduga sebagai pemeran membantah. BK sementara waktu akan menunggu hasil penyelidikan dari Mabes Polri."Karena harus diselidiki oleh lab digital forensik dan Mabes Polri yang punya itu. BK akan minta bantuan siapa yang menyebarkan dan siapa yang ada di video itu. Mabes polri punya kemampuan dan ini juga termasuk pidana dalam UU ITE," terang Prakosa.

Rekomendasi