Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan proses analisa Cockpit Voice Recorder (CVR) masih berlangsung. Dalam rekaman itu terdengar percakapan antara pilot dan pramugari sebelum kecelakaan."Rekaman pembicaraan di kokpit, juga ada suara pramugari. Untuk itu nanti saja," kata Ketua KNKT, Tatang Kurniadi di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (31/5). Menurut Tatang, dalam penelitian itu, KNKT dibantu seorang penerjemah dari Kedutaan Besar RI (KBRI) di Uzbekhistan dan perwakilan dari Sukhoi Company."Analisa sedang berlangsung. Kita dibantu oleh penerjemah dari KBRI di Uzbekhistan dan tim Sukhoi," ujarnya. Pesawat Sukhoi Superjet 100 jatuh di Gunung Salak pada 9 Mei lalu. 45 Orang yang ikut tewas dalam peristiwa tersebut.
Suara pramugari Sukhoi masuk CVR
"Rekaman pembicaraan di kokpit, juga ada suara pramugari. Untuk itu nanti saja," kata Ketua KNKT, Tatang Kurniadi.
Rekomendasi