Ukurannya tidak terlalu besar. Kira-kira seukuran tas punggung. Warnanya terlihat oranye.Benda ini juga mempunyai ketahanan luar biasa. Bahan pembungkusnya terbuat dari baja sehingga benturan sekeras apapun, isi dalam benda tersebut masih utuh. Bahkan, kuat dalam temperatur 1000 derajat celcius lebih.Bahkan, benda itu mampu bertahan lama meski tenggelam ribuan meter di dasar laut. Benda ini juga dilengkapi Underwater Locator Beacon (ULB) yang mampu memancarkan sinyal ultrasonik. jadi bisa ditemukan meski di dasar laut. Benda itu bernama black box atau kotak hitam pesawat.Nama black box kembali menjadi sorotan setelah pesawat Sukhoi Superjet 100 buatan Rusia jatuh. Pesawat jatuh karena menabrak tebing. Pesawat hancur berkeping-keping. Pesawat itu membawa 45 penumpang. Sebagian korban sudah dievakuasi.Jika dihitung sudah satu pekan pesawat nahas itu jatuh. Tetapi Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT belum tahu penyebab kecelakaan. Komite itu masih menunggu black box pesawat. Dari kotak itu, semua akan terungkap.Black box adalah perangkat yang dipasang di pesawat. Biasanya untuk pesawat berukuran besar diletakkan di ekor pesawat.Benda itu merekam data penerbangan (flight data recorder atau FDR) dan merekam suara kokpit (cockpit voice recorder-CVR). FDR adalah alat yang berfungsi merekam data penerbangan pesawat, seperti ketinggian pesawat, arah pesawat, dan ketinggian pesawat. Sedangkan CVR tugasnya merekam pembicaraan di kokpit, termasuk komunikasi pilot dengan ATC (Air Traffic Control).Dengan segala kecanggihannya, rupanya mencari black box pesawat yang mengalami kecelakaan bukan hal mudah. Apalagi jika pesawat itu hancur berkeping-keping seperti Sukhoi Superjet 100.Sulitnya medan dan kedalaman jurang Gunung Salak menjadi ujian bagi tim SAR. Tim harus mencari di semak-semak Gunung Salak.Sejak dulu, urusan mencari black box tidak mudah. Beberapa kecelakaan pesawat yang terjadi di Indonesia, tim SAR selalu kesulitan mencari black box.Seperti kasus pesawat Adam Air. Pesawat ini pernah mengalami nasib tak kalah ngerinya. Pesawat dengan penerbangan KI-574 rute Surabaya-Manado mengalami kecelakaan. Pesawat itu jatuh di laut Kota Makassar. Kejadian itu terjadi pada 1 Januari 2007. Kecelakaan itu menewaskan 96 penumpang dan 6 awak pesawat.
Selain kesulitan mencari korban, tim SAR juga kesulitan mencari black box. Setelah dua pekan berlalu, posisi black box pesawat AdamAir akhirnya terdeteksi oleh Kapal Oseanografi Angkatan Laut Amerika Serikat yang ikut mencari. Tetapi tim SAR menemui kendala. Sebab, letak black box terletak di kedalaman 2.000 meter di perairan Majene yang arusnya kencang.Baru pada 27 Agustus 2007 kotak hitam ditemukan di perairan Majene, Sulawesi Barat pada pukul 12.19 WIB. Kotak itu diserahkan dari Phoenix International Amerika Serikat kepada KNKT atas nama pemerintah Indonesia.