Hitung-hitungan suara, rencana pemerintah untuk menaikkan BBM akan kandas di paripurna bila terjadi voting. Namun demikian Demokrat optimis, bahwa kenaikan BBM akan disetujui dalam rapat paripurna siang ini."Optimis menang, kita lihat saja hasil akhir di paripurna," ujar Kepala Divisi Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat Ruhut Poltak Sitompul kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/3).Ruhut enggan menjelaskan strategi partainya untuk memenangkan paripurna bila kenaikan BBM diputuskan dalam voting. Namun dia yakin, kenaikan BBM bisa disetujui di paripurna."Kan pak SBY mengajarkan politik mengalir saja, jadi biar saja nanti di paripurna," terangnya.Jumlah suara akan jadi penentu bila lobi-lobi gagal mengupayakan kesepakatan. Dengan hitungan PDIP 94 suara, Gerindra 26 suara, Hanura 17 suara, Golkar 106 suara dan PKS 57 suara maka 300 suara dipastikan menolak kenaikan BBM.Di kubu pengusung kenaikan BBM yang dimotori Demokrat 148 suara, PAN 46 suara, PPP 38 suara dan PKB 28 suara yang berarti 260 suara pengusung dipastikan bakal kandas. Namun sekali lagi hal tersebut hanya hitungan di atas kertas.
Demokrat optimis menang voting BBM di paripurna
"Kan pak SBY mengajarkan politik mengalir saja, jadi biar saja nanti di paripurna," ujar Ruhut Sitompul.
Rekomendasi