Politisi Partai Demokrat (PD), Ruhut Poltak Sitompul datang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta untuk mendukung pencalonan pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) yang diusung PD, Fauzi-Nara. Namun Ruhut Sitompul tidak bertemu dengan pasangan Fauzi Bowo maupun Nachrowi Ramli karena dirinya datang telat sekitar 30 menit setelah pasangan Fauzi-Nara pulang."Saya sebelumnya habis diundang menjadi komentator oleh salah satu stasiun televisi, membahas masalah pencalonan cagub ini juga bersama Sekjennya Gerindra," ujar Ruhut Sitompul, kepada wartawan, di kantor KPU DKI Jakarta, Senin (19/3) malam.Walau begitu dia menyempatkan berbincang dengan sejumlah wartawan di KPUD. Ruhut menyatakan, pengusungan pasangan calon wakil gubernur yang diusung PD tersebut bukan dadakan."Kita tidak mendadak tapi semua sama-sama mengetahui politik Partai Demokrat selalu mengalir. Karena itu last minute dan saya rasa pasangan ini sangat ideal," Menurut Ruhut, baginya sosok Fauzi Bowo adalah sosok yang tepat menjadi cagub DKI Jakarta."Fauzi Bowo kita tahu selain tokoh Betawi juga Jawa, bahkan istrinya putera seorang tokoh Jawa Tengah dari Solo, Soejono Umardani, jadi tidak ada masalah," kata Ruhut.Selain itu, Ruhut juga menyatakan dukungannya kepada Nachrowi Ramli untuk maju bersama Fauzi Bowo membangun Jakarta."Kalau Pak Nachrowi ya apalagi yang kita ragukan. Dia tokoh betawi ketua Bamus kan. Itu jadi kita optimis menang," sahut Ruhut.Ruhut juga berharap calon pasangan yang diusung PD dalam perebutan di pemilihan gubernur langsung menang dalam satu putaran."Iya kita semua maunya menang dalam satu putaran. Tapi secara matematik politik karena calonnya enam pasang saya rasa ini bisa dua putaran," kata Ruhut.
Ruhut datang telat ke KPUD DKI Jakarta
Ruhut Sitompul datang ke KPUD DKI untuk memberi dukungan Foke dan Nachrowi. Sayangnya Ruhut terlambat 30 menit.
Rekomendasi