Di lobi Gedung Nusantara III DPR itu terdapat delapan pilar peyangga bangunan. Pilar berbaris dari barat ke timur. Tiap pilar tersebut kemudian dipasang foto-foto Presiden RI.Dari barat ke timur, foto pertama adalah sang proklamator, Soekarno, yang mengenakan jas putih dan memegang tongkat. Setelah itu berturut-turut adalah Soeharto, BJ Habibie, Abdurahman Wahid dan Megawati Soekarno Putri. Setelah itu, sebuah pilar dibiarkan kosong karena beton yang terbungkus marmer itu berhimpitan dengan dengan tangga. Setelah itu, baru tiang berikutnya dipasang foto Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), presiden saat ini.Sore ini beberapa mahasiswa menurunkan dan memecahkan foto SBY, yang berukuran kurang lebih 1x1 meter tersebut. Foto SBY tersebut diangkat lalu dijatuhkan.Foto dalam bingkai besar itu menampilkan wajah SBY yang sedang tersenyum dengan mengenakan setelan jas hitam lengkap dengan peci. Di foto itu, SBY juga tampil dengan serentet bintang jasa yang menempel di pakaiannya. "Ini sebagai bentuk protes kami kepada pemerintahan SBY," pekik seorang mahasiswa saat memecahkan foto berbingkai warna emas itu.Kini salah satu pilar di Gedung Nusantara III itu pun terpaksa polos, tanpa pajangan foto seperti pilar lainnya. Foto SBY itu ikut dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dijadikan barang bukti, bersama beberapa perusaknya.
Satu dari enam foto presiden di DPR itu pecah
"Ini sebagai bentuk protes kami kepada pemerintahan SBY," pekik mahasiswa saat memecahkan foto berbingkai warna emas itu
Rekomendasi