Mandailing Natal banjir, jalan lintas Sumatera putus

Akibat banjir ini, puluhan rumah rusak dan jalur lintas Barat Sumatera terputus.

James Yang
Oleh James Yang - Reporter
Mandailing Natal banjir, jalan lintas Sumatera putus
Foto ilustrasi. dok/merdeka.com

Banjir melanda Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Senin (27/2). Belum ada laporan korban jiwa akibat banjir ini, namun puluhan rumah rusak dan jalur lintas Barat Sumatera terputus.

 

Berdasarkan data sementara yang dipegang Kepala Bidang Humas Pemkab Mandailing Natal M Haposan Nasution, hingga saat ini 33 unit rumah rusak. "Belum ada laporan korban jiwa, yang mengungsi 1.260 jiwa," kata M Haposan Nasution saat dihubungi wartawan, Senin (27/2).

 

Dia memaparkan, jalur lintas Barat Sumatera terputus akibat rusaknya jembatan di Desa Gunung Tua Tonga. Kendaraan terpaksa mengalihkan rutenya.

 

"Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan, sehingga kendaraan yang akan melintas mendapat pemberitahuan dan mereka pindah ke lintas Timur Sumatera," papar Haposan.

 

Genangan air muncul di Panyabungan setelah kawasan Mandailing Natal dilanda hujan dua hari berturut-turut. Intensitas hujan paling tinggi terjadi Minggu (26/2) kemarin, mulai pukul 14.00 WIB - 21.00 WIB.

 

Saat ini banjir di Panyabungan mulai surut. "Namun, kondisi cuaca masih mendung," kata Haposan.

 

Pemkab Mandailing Natal sudah mengambil langkah-langkah untuk membantu warga. Sejumlah bantuan sudah diberikan.

 

Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Sumut Darwin Purba menyatakan, rute lintas Sumatera sudah dialihkan sejak kemarin. "Kita menunggu hingga perbaikan selesai.Kita perkirakan sekitar satu atau dua hari sudah bisa dilintasi lagi, tapi itu bergantung kondisi banjir," ucapnya.

Rekomendasi