Ratusan Warga Tangerang Protes Proyek Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta
Merdeka.com - Ratusan warga Desa Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang demonstrasi di depan Pengadilan Negeri (PN) Klas 1 A Tangerang, Senin (1/7). Mereka merupakan warga terdampak proyek runway 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Mereka datang menuntut perhatian pemerintah atas pembayaran ganti rugi lahan yang dibayarkan melalui mekanisme konsinyasi. Dalam aksinya, warga juga membawa bendera kuning, sebagai simbol matinya perhatian pemerintah terhadap rakyat tertindas.
"Kami datang ke PN sebagai protes atas matinya pemerintah yang tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat," terang juru bicara warga, Jamaludin di Halaman pengadilan Negeri Tangerang.
Ditegaskannya, ratusan warga yang terdampak proyek nasional itu, meminta keadilan hak atas pembayaran lahan, yang dibayarkan dengan sistem konsinyasi di PN Tangerang.
Warga juga mempertanyakan surat teguran (aanmaning), terkait pengosongan lahan untuk proyek tersebut.
"Kami menuntut pembayaran ganti lahan pembangunan runway 3 Bandara Soekarno-Hatta, atas ganti rugi melalui proses konsinyasi yang dititipkan di PN. Kami meminta pihak PN menjelaskan apa maksudnya surat yang dikirimkan kepada warga," jelas Jamaludin.
Aksi yang semula berjalan dengan tertib dan damai berubah menjadi saling dorong hingga merusak pagar PN Tangerang. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama, setelah polisi mengantisipasinya.
Diketahui, ratusan warga Desa Rawa Rengas hingga kini masih bertahan di lokasi penggusuran karena belum menerima ganti rugi atas bidang tanah dan rumah mereka yang tergusur proyek perluasan Bandara Soekarno-Hatta tersebut.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya