Ratusan warga menghadiri kegiatan istigasah kubro dan doa bersama yang digelar di Masjid Jami Umar Bin Khattab, Kabupaten Ciamis, belum lama ini. Kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan ulama dan masyarakat dalam memanjatkan doa bagi keselamatan umat, bangsa, dan negara.
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh agama serta masyarakat dari berbagai wilayah sekitar. Dalam suasana penuh kekhusyukan, para peserta bersama-sama memanjatkan doa dengan harapan Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.
Pimpinan Pondok Pesantren Dzikrul Huda Kabupaten Ciamis, KH Muhammad Nurdin, dalam sambutannya menekankan pentingnya keseimbangan antara ikhtiar lahir dan batin. Menurutnya, usaha nyata perlu disertai dengan doa sebagai bentuk penguatan spiritual.
"Usaha dan doa bersama ini adalah ikhtiar batin. Jangan hanya sekadar ikhtiar dhohir, karena doa meskipun tidak kelihatan, sangat dirasakan. Bahkan Rasulullah menyebut doa sebagai senjata orang-orang beriman," ujarnya.
Advertisement
Ia juga menyampaikan harapan agar doa yang dipanjatkan dapat membawa kebaikan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Semoga doa-doa ini diijabah Allah untuk keselamatan umat, bangsa, dan negeri kita tercinta," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, KH Nurdin turut menyinggung pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan di Indonesia. Ia mengingatkan bahwa sejumlah peristiwa, termasuk kasus KM 50, masih menyisakan pertanyaan di tengah masyarakat.
"Masih ada hal-hal yang dirasakan belum sepenuhnya terang. Karena itu, kami berharap aparat penegak hukum dapat menjalankan tugasnya dengan jujur, adil, dan terbuka,” katanya.
Advertisement
Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap hukum perlu dijaga melalui sikap profesional dan integritas dari para pemangku kepentingan. Ia pun berharap para pengambil kebijakan mampu menghadirkan supremasi hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan istigasah ini diharapkan menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat harapan akan terciptanya kehidupan berbangsa yang lebih damai, adil, dan sejahtera.