Ratusan Sarang Tawon Ndas Dievakuasi di Bekasi
Merdeka.com - Tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran, Kabupaten Bekasi telah mengevakuasi lebih dari 100 sarang tawon Vespa Affinis atau yang biasa disebut tawon ndas di wilayah setempat sepanjang 2019.
"Permintaan evakuasi semakin meningkat sejak dua bulan terakhir," kata Kepala Regu Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Pemadaman Kebakaran Kabupaten Bekasi, Adhi Nugroho, Selasa (17/12).
Meningkatnya permintaan itu menyusul adanya berita korban tewas akibat disengat tawon ndas di wilayah Garut. Menurut dia, sekarang setiap malam petugas bisa melakukan evakuasi sarang tawon tersebut di lima titik berbeda.
"Semuanya berada di lingkungan permukiman, ada yang di atap rumah atau pepohonan," ujar Adhi.
Terbaru, kata dia, petugas mengevakuasi sarang tawon ndas di Kampung Kedung Bokor RT 01 RW 08 Desa Pantaimekar, Kecamatan Muara Gembong. Tawon di sana telah menyengat seorang penduduk setempat, Sutarma (74) hingga meninggal dunia.
"Lukanya banyak, diperkirakan ada 50 tawon yang menyerang," kata Adhi.
Sutarman dikeroyok pada 11 Desember lalu ketika melintas. Di saat bersamaan, sarang tawon tersebut tengah dirusak menggunakan bambu dengan maksud mengusir. Rupanya, tawon yang keluar sarang menyerang Sutarma. Korban meninggal dunia dua hari kemudian di rumah sakit.
Selain Sutarma, rupanya tawon yang bersarang di rumah Sukari (60) itu pernah menyerang lima orang yang melintas. Beruntung, lima orang itu Anah, (30), Narsah (30), Mila (15), Linda (18), Komarudin (46) tidak sampai mengalami luka parah, hanya merasakan meriang.
"Kami imbau warga tidak sembarangan melakukan evakuasi, lebih baik melapor ke tim rescue, biar kami saja yang menanganinya," ujar dia.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya