Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ratusan pedagang demo tolak pembangunan Pasar Johar Semarang

Ratusan pedagang demo tolak pembangunan Pasar Johar Semarang Ratusan pedagang demo tolak DED pembangunan Pasar Johar Semarang. ©2017 merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Ratusan pedagang Pasar Johar dan Pasar Yaik menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Kantor Balai Kota Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Jalan Pemuda Kota Semarang, Jawa Tengah. Aksi mereka digelar untuk menolak detail engineering design (DED) pembangunan Pasar Johar Semarang setinggi 6 lantai pasca pasar tersebut mengalami kebakaran.

Sambil berorasi, para pendemo yang rata-rata ibu-ibu pedagang tersebut berjalan kaki menuju ke Kantor Balai Kota Semarang.

"Mas Hendi (panggilan akrab Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi) siapa yang punya? Mas Hendi siapa yang punya? Pasar Johar siapa yang punya? Yang punya kita semua,!!! Pembangunan Pasar Johar 3 Lantai Tidak 6 Lantai? Yesss!!!," orasi pendemo di depan Balai Kota Semarang, Senin (20/2).

Massa juga membawa spanduk dan poster bertuliskan 'Mas Hendi I Love You Tapi Pasare Lantai 3', 'Pembangunan Pasar Johar Lantai 3 Saja', dan tulisan 'Mas Hendi Aku Aku Cinta Padamu Tapi Pasare 3 Lantai Wae'. Selain itu, poster juga yang bertuliskan 'Mohon Amdal Tinjau Kembali Pembangunan Pasar Johar', 'Alun-alun Isih Ombo Isih Biso Dienggo…', dan tulisan 'Kami Suka Pembangunan Tapi Gak Suka Pemborosan'.

"Kami para pedagang menolak keras jika Pasar Johar dibangun 6 lantai. Kami menginginkan jika Pasar Johar dibangun saja 3 lantai," teriak Sulastri, salah seorang pedagang sayur di Pasar Johar dalam orasinya.

Koordinator aksi Ngatdino menyatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh para pedagang, Pasar Johar akan dibangun setinggi 6 lantai setelah pasar tersebut usai terbakar. Para pedagang menolak pembangunan tersebut karena pedagang tak dilibatkan dan proses pembangunan tidak transparan.

"Makanya kedatangan kami ke Balai Kota ini menolak dibangunya Pasar Johar dan Pasar Yaik setinggi 6 lantai. Selain itu, juga proses penataan Alun-alun di Kompleks Yaik dan Pasar Johar harus dilakukan secara transparan dan melibatkan rembugan dengan para pedagang," ungkapnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menemui ratusan pedagang yang berdemo. Saat itu, Hendi atau biasa disapa, berdialog dengan para pedagang dan meminta kepada para pedagang untuk bersabar karena proses pembangunan Pasar Johar dan Pasar Yaik masih dalam tahap proses pembahasan.

Menurut Hendi, proses pembangunan Pasar Johar dan Pasar Yaik sebetulnya sudah sesuai dengan ketentuan. Baik dalam Forum Grup Discussion (FGD) juga keterlibatan pedagang dalam proses pembuatan Amdal pembangunan Pasar Johar dan Pasar Yaik.

"Tapi akan saya coba cek lagi. Bahwa pasti hal-hal yang menjadi tuntutan pedagang menjadi prioritas kami untuk kita sikapi. Kenapa? Karena mereka sebagai user-nya. Mereka yang akan memakai pasar ini. Target kami Minggu ini kami akan temukan dari Dinas Tata Ruang, kawan-kawan pegiat di konteks cagar budaya serta teman-teman pedagang ini supaya ada titik temu. Prinsipnya, kita dukung para pedagang dan Pasar Johar segera jadi," katanya.

(mdk/msh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP