Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ratusan e-KTP tercecer, Mendagri bakal bebastugaskan pejabat di Ditjen Dukcapil

Ratusan e-KTP tercecer, Mendagri bakal bebastugaskan pejabat di Ditjen Dukcapil Mendagri Tjahjo Kumolo. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai tercecernya Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) domisili Sumatera Selatan di Jalan Raya Salabenda, Kabupaten Bogor, ada unsur kesengajaan. Karena itu Tjahjo meminta pejabat dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) bertanggungjawab.

"Selasa besok harus selesai usulan mutasi pejabat Dukcapil yang harus bertanggungjawab dinonjobkan. Saya berpendapat sebagai Mendagri ini sudah bukan kelalaian tapi sudah unsur kesengajaan," kata Tjahjo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/5).

Menurut Tjahjo, seharusnya e-KTP yang sudah rusak atau tak berlaku lagi dimusnahkan. Bukan dipindahkan ke gudang penyimpanan. Kata dia, hal itu akan mempertinggi kerawan penyalahgunaan e-KTP.

"Walau hanya ratusan yang tercecer, dua dus dan tidak ada nama palsu (WNA) apapun harusnya tetap waspada kalau disalahgunakan. Saya minta polisi mengusutnya," ucapnya.

Sebelumnya, Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh langsung memberikan klarifikasi. Menurutnya, e-KTP yang dibawa sopir truk adalah kartu yang sudah tak berlaku dan tengah dalam perjalanan ke gudang Kemendagri di Bogor.

"Jajaran Polsek Kemang dan Polres Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa KTP-el yang tercecer tersebut adalah KTP-el rusak atau invalid dan diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu ke Gudang Kemendagri di Semplak, Bogor," kata Zudan dari keterangan tertulisnya, Minggu (27/5).

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP