Raheem Sterling Resmi Tinggalkan Chelsea, Akhiri Tiga Setengah Musim Penuh Dinamika

Raheem Sterling resmi berpisah dengan Chelsea setelah tiga setengah musim yang penuh tantangan. Simak detail kepindahan sang winger Inggris yang kini menjadi sorotan dan masa depannya di dunia sepak bola.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Raheem Sterling Resmi Tinggalkan Chelsea, Akhiri Tiga Setengah Musim Penuh Dinamika
Raheem Sterling Tinggalkan Chelsea secara resmi setelah kesepakatan bersama, mengakhiri perjalanan tiga setengah musimnya di Stamford Bridge dan membuka babak baru dalam kariernya. (AntaraNews)

Pemain sayap internasional Inggris, Raheem Sterling, secara resmi mengakhiri kerja samanya dengan Chelsea. Keputusan ini diumumkan klub pada Rabu (28/1) malam WIB, menandai berakhirnya perjalanan Sterling selama tiga setengah musim di Stamford Bridge.

Manajemen Chelsea menyampaikan apresiasi atas kontribusi Sterling selama berseragam The Blues, sekaligus mendoakan kesuksesan sang pemain di masa depan. Perpisahan ini terjadi setelah Sterling tidak lagi masuk dalam rencana tim utama klub.

Sterling, yang didatangkan dari Manchester City pada musim panas 2022 dengan nilai transfer £47,5 juta, mencatatkan 81 penampilan di semua kompetisi dan menyumbangkan 19 gol untuk Chelsea.

Raheem Sterling bergabung dengan Chelsea pada Juli 2022, menandatangani kontrak berdurasi lima tahun. Kedatangannya diharapkan membawa dampak signifikan bagi lini serang The Blues.

Selama dua musim pertamanya, Chelsea mengalami pergantian pelatih yang cepat, mulai dari Thomas Tuchel, Graham Potter, Frank Lampard, hingga Mauricio Pochettino. Kondisi ini turut memengaruhi adaptasi dan performa Sterling di klub.

Meskipun demikian, Sterling tetap menunjukkan komitmennya dengan bermain dalam 81 pertandingan dan mencetak 19 gol di berbagai ajang. Namun, perannya di tim utama mulai berkurang pada tahun terakhirnya.

Situasi Sterling di Chelsea memburuk setelah ia tidak lagi tampil dalam pertandingan kompetitif sejak Mei 2024. Pada musim panas lalu, Sterling gagal mendapatkan klub baru dan harus berlatih terpisah.

Pelatih Chelsea sebelumnya, Enzo Maresca, secara tegas memutuskan bahwa Sterling tidak masuk dalam rencananya untuk musim ini. Maresca bahkan menyatakan bahwa pemain yang berlatih terpisah tidak akan mendapatkan menit bermain.

Musim lalu, Sterling sempat dipinjamkan ke Arsenal, namun performanya dinilai kurang memuaskan dengan hanya mencetak satu gol dalam 28 penampilan. Hal ini semakin memperjelas posisinya di Chelsea.

Berdasarkan laporan, sejumlah klub sempat menjajaki kemungkinan transfer Raheem Sterling, termasuk Juventus, Bayer Leverkusen, dan Fulham. Namun, kepindahan tersebut belum terwujud hingga saat ini.

Sterling, yang berusia 31 tahun, dikabarkan ingin tetap bermain di London untuk dekat dengan keluarganya, meskipun ia juga terbuka untuk melanjutkan karier di klub mana pun, baik di Inggris maupun luar negeri.

Dengan sisa kontrak yang masih ada, Chelsea dan perwakilan Sterling sedang mencari solusi terbaik, termasuk opsi pemutusan kontrak secara mutual. Faktor gaji tinggi Sterling menjadi salah satu pertimbangan utama bagi klub peminat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi