Puspaga Tangerang Imbau Peran Orang Tua Aktif Dampingi Anak Cegah Kecanduan Gim Daring: Waspadai Risiko Kesehatan Mental!
Puspaga Kota Tangerang mengimbau peran orang tua aktif dampingi anak cegah kecanduan gim daring. Ketahui strategi efektif untuk melindungi anak dari risiko digital dan dampak negatifnya.
Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang, Banten, secara tegas mengimbau para orang tua untuk mengambil peran aktif dalam mendampingi anak-anak. Langkah ini krusial guna menghindarkan mereka dari potensi bahaya kecanduan gim daring yang kian marak.
Imbauan penting ini disampaikan oleh Psikolog Puspaga Kota Tangerang, Glori Telis Amanta, di Tangerang. Ia menekankan bahwa pendampingan orang tua adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan positif bagi anak.
Menurut Glori, keterlibatan aktif orang tua tidak hanya sebatas pengawasan, melainkan juga sebagai pembimbing. Hal ini memastikan pengalaman digital anak-anak tetap edukatif, positif, dan terbebas dari ancaman yang tidak diinginkan.
Strategi Efektif Dampingi Anak di Dunia Digital
Puspaga Kota Tangerang menyarankan beberapa strategi konkret bagi orang tua untuk mendampingi anak-anaknya di era digital. Salah satu langkah fundamental adalah menciptakan ruang aman di mana anak merasa nyaman untuk berbagi pengalaman.
Ruang aman ini mencakup kemampuan anak untuk menceritakan hal-hal yang membuat mereka takut atau tidak nyaman saat bermain gim daring. Komunikasi terbuka menjadi pondasi penting dalam hubungan orang tua dan anak.
Selain itu, orang tua juga dianjurkan untuk mengajarkan literasi digital yang komprehensif kepada anak. Pengetahuan ini membekali anak untuk melindungi diri di dunia maya, seperti tidak membagikan data pribadi dan berani menolak ajakan yang aneh atau mencurigakan.
Glori Telis Amanta menambahkan, orang tua harus menjadi teladan yang baik dalam penggunaan gawai dan internet. Menunjukkan cara penggunaan yang seimbang antara waktu daring dan luring adalah contoh nyata yang akan diikuti oleh anak-anak.
Mengenali dan Mengatasi Ancaman Kecanduan Gim Daring
Kecanduan gim daring menghadirkan berbagai ancaman serius yang perlu diwaspadai oleh orang tua. Salah satunya adalah paparan konten yang tidak sesuai atau perilaku negatif dalam permainan.
Anak-anak bisa terpapar konten kekerasan atau hal-hal yang tidak pantas tanpa sengaja, yang dapat berdampak buruk pada perkembangan mental mereka. Lingkungan obrolan dalam gim juga rentan menjadi tempat cyberbullying atau tekanan sosial.
Fenomena ini berpotensi merusak kesehatan mental anak dan memicu stres. Kecanduan permainan ini juga menjadi ancaman nyata yang dapat mengganggu waktu belajar, tidur, dan aktivitas anak di dunia nyata.
Glori Telis Amanta menegaskan bahwa hal ini berisiko mempengaruhi prestasi akademik dan kesehatan fisik mereka. Aspek pembelian dalam gim juga menjadi masalah serius yang dapat membebani finansial keluarga jika tidak diawasi dengan ketat.
Kolaborasi Orang Tua dan Puspaga untuk Perlindungan Optimal
Puspaga, yang berada di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB) Kota Tangerang, sangat menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan anak. Kesadaran akan risiko digital juga harus ditingkatkan.
Melalui kolaborasi ini, orang tua dapat memastikan anak-anak tetap aman saat menjelajahi dunia maya. Peran aktif orang tua tidak hanya sebatas pengawasan, melainkan juga sebagai pendamping yang membimbing.
Dengan demikian, pengalaman digital anak-anak bisa tetap positif, edukatif, dan bebas dari ancaman yang tidak diinginkan. Puspaga siap menjadi mitra bagi keluarga dalam menghadapi tantangan era digital ini.
Sumber: AntaraNews