Punya ketua baru, MK diyakini JK mampu tangani sengketa pemilu

Senin, 2 April 2018 17:12 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Punya ketua baru, MK diyakini JK mampu tangani sengketa pemilu Pemilihan Ketua Mahkamah Konstitusi. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengapresiasi terpilihnya hakim konstitusi Anwar Usman sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) 2018-2020 menggantikan Arief Hidayat. Momen pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019 akan menjadi tantangan besar bagi MK dan JK meyakini MK mampu menyelesaikan perkara pemilu dengan baik.

"Yang pertama kalau dalam Pemilu, Pilkada kan kalau ada yang keberatan itu kan diselesaikan di MK. Jadi tentu sangat banyak pekerjaannya walaupun sudah ada aturannya, hanya yang di atas 1 persen perbedaannya," kata JK usai menghadiri acara pengambilan sumpah Anwar Usman sebagai Ketua MK, di Kantor MK, Jakarta Pusat, Senin (2/4).

Walaupun banyak pekerjaan yang akan dilakukan MK, JK yakin tidak sulit untuk para hakim dan pihak MK untuk bisa menyelesaikan hal tersebut.

"Jadi saya kira tidak sulit lagi dibandingkan dulu. Saya yakin bahwa tetap aman. Hakim MK pasti dapat menyelesaikannya," kata JK.

Diketahui sebelumnya, Mahkamah Konstitusi telah memilih Anwar Usman sebagai Ketua MK periode 2018-2020 menggantikan Arief Hidayat.

Pemilihan Ketua MK diputuskan secara voting oleh sembilan hakim konstitusi. Perolehan suara Anwar Usman mengungguli Suhartoyo dalam bursa pemilihan. Sedangkan perolehan suara Aswanto mengungguli Saldi Isra.

Arief tidak bisa lagi mengikuti pemilihan karena sudah dua kali menjadi Ketua, pada 2015 dan 2017. Hal ini sesuai ketentuan Pasal 4 Ayat 3a Undang-Undang MK dan Pasal 2 Ayat 6 PMK Nomor 3 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MK. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini