Puncak Arus Mudik Lebaran di Bandara El Tari Kupang Diprediksi Capai 3.450 Penumpang pada 18 Maret

Bandara Internasional El Tari Kupang bersiap menghadapi lonjakan penumpang. Puncak Arus Mudik Lebaran diproyeksikan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan 3.450 pemudik, mendorong persiapan matang dari pihak bandara.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Puncak Arus Mudik Lebaran di Bandara El Tari Kupang Diprediksi Capai 3.450 Penumpang pada 18 Maret
Bandara El Tari Kupang bersiap menghadapi puncak arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan terjadi pada 18 Maret, dengan ribuan penumpang diproyeksikan akan melintas. (AntaraNews)

Bandara Internasional El Tari Kupang memprediksi puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah 2026 akan tiba pada Rabu, 18 Maret. Sekitar 3.450 penumpang diperkirakan akan memadati bandara pada H-3 Idul Fitri tersebut. General Manager Bandara El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, menyampaikan prediksi ini di Kupang pada Jumat (13/3).

Prediksi tersebut diumumkan usai apel pembukaan Posko Terpadu Angkutan Udara di Bandara El Tari Kupang. Posko ini dibentuk untuk memastikan kelancaran operasional selama periode mudik dan balik. Rata-rata harian pemudik selama arus mudik diperkirakan berkisar antara 1.000 hingga 2.000 orang.

Selain puncak arus mudik, Posko Terpadu juga memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada 28 Maret 2026 atau H+6. Pada tanggal tersebut, jumlah penumpang diperkirakan mencapai sekitar 3.819 orang.

Bandara Internasional El Tari Kupang mengumumkan proyeksi signifikan terkait pergerakan penumpang selama periode Lebaran 2026. Puncak arus mudik Lebaran di Bandara El Tari diperkirakan jatuh pada 18 Maret, tiga hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Pada hari tersebut, bandara diproyeksikan melayani hingga 3.450 penumpang.

Angka ini menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat yang substansial menjelang perayaan Idul Fitri. General Manager Bandara El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, menekankan pentingnya persiapan matang. Ia menyatakan bahwa rata-rata harian pemudik di bandara ini akan berada di kisaran 1.000 hingga 2.000 orang.

Tidak hanya arus mudik, Bandara El Tari juga telah mengantisipasi puncak arus balik. Tanggal 28 Maret 2026 atau H+6 Lebaran diprediksi menjadi puncak arus balik, dengan perkiraan jumlah penumpang mencapai 3.819 orang. Secara keseluruhan, bandara menargetkan pelayanan sekitar 53.763 penumpang selama 18 hari periode Posko Angkutan Lebaran.

Menghadapi tingginya mobilitas penumpang, pihak Bandara El Tari Kupang telah melakukan berbagai langkah antisipasi. Kesiapan operasional dan fasilitas menjadi prioritas utama untuk menjamin kelancaran penerbangan. Peningkatan jumlah penumpang menjelang Idul Fitri memerlukan koordinasi yang solid antarpihak.

Teguh Darmawan Saiman menegaskan komitmen bandara dalam mempersiapkan diri. “Periode Angkutan Lebaran merupakan momen dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Karena itu kami memastikan seluruh fasilitas, personel, dan prosedur operasional berada dalam kondisi siap untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik,” ujar dia.

Selama periode Angkutan Lebaran, operasional bandara akan disiagakan selama 24 jam penuh. Dukungan personel layanan penumpang, keamanan bandara, serta tim teknis juga diperkuat. Hal ini bertujuan untuk memastikan pelayanan optimal bagi seluruh pengguna jasa Bandara El Tari Kupang.

Pembentukan Posko Terpadu Angkutan Udara di Bandara El Tari Kupang memegang peranan krusial. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi utama untuk memantau pergerakan pesawat dan penumpang. Selain itu, posko juga bertugas mempercepat penanganan apabila terjadi kendala operasional di lapangan.

Sebanyak 72 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan posko ini. Personel tersebut terdiri dari 45 internal Bandara El Tari Kupang dan 27 personel eksternal. Mereka berasal dari unsur TNI/Polri, BMKG, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antarlembaga dalam menjaga kelancaran arus mudik Lebaran.

Teguh Darmawan Saiman menekankan pentingnya pemantauan operasional secara intensif. Pemantauan ini akan dilakukan sepanjang periode angkutan Lebaran. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh aktivitas penerbangan berjalan aman, tertib, dan lancar di Bandara El Tari Kupang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi