Puluhan kereta tertahan hingga 8 jam akibat truk angkut crane mogok di Subang
Merdeka.com - Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daops 3 Cirebon, Jawa Barat Krisbiyantoro mengatakan sampai saat ini truk tronton pembawa crane yang menghalangi perjalanan KA masih dievakuasi. Akibat mogoknya truk tersebut, puluhan kereta api masih tertahan di beberapa stasiun.
"Kami masih berupaya untuk mengevakuasi tronton pembawa crane yang mogok itu," kata Kris saat dihubungi dari Cirebon, Minggu (15/10).
Kris menjelaskan, pihaknya dan para petugas kesulitan untuk mengevakuasi tronton tersebut, karena tidak ada derek yang mampu untuk mengangkatnya.
"Kami sudah meminta bantuan dari polsek setempat untuk mengevakuasi tronton dan crane yang mogok, namun sampai sekarang belum bisa, karena tidak ada derek yang bisa menarik beban yang berat," ujarnya.
Kejadiannya, kata Kris, kondisi jalan di daerah tersebut menikung dan panjang, sehingga truk tronton tidak sesuai dengan kondisi jalan.
Menurutnya, kendaraan truk tersebut sempat menabrak palang pintu, setelah berupaya untuk mundur karena tidak bisa jalan dengan kondisi kendaraan dan jalan yang tidak sesuai.
"Ketika mau mundur sirene perlintasan berbunyi tanda adanya kereta mau lewat, semakin panik itu sopir dan kemudian terperosok serta tidak bisa bergerak dan akhirnya mogok," katanya.
Akibat kejadian tersebut, kata Kris, puluhan perjalanan KA yang akan ke Jakarta dan dari Jakarta tertahan di beberapa stasiun. Kris mengatakan kejadian diperkirakan pada pukul 1.25 WIB.
Ada puluhan perjalanan kereta yang terkendala akibat kejadian tersebut, di antaranya KA Argo Jati yang sekarang berada di posisi di stasiun Kertasmaya, KA Kertajaya, KA Cirebon Ekspres, KA barang dan beberapa kereta lainnya. (mdk/rzk)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya