Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pulang ngopi, mobil eks kombatan GAM ditembaki orang tak dikenal

Pulang ngopi, mobil eks kombatan GAM ditembaki orang tak dikenal Ilustrasi Garis Polisi. ©2015 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Mobil milik tim sukses Calon Bupati-Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Kabupaten Pidie ditembak oleh orang tak dikenal (OTK). Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, hanya mobil yang dikendarai berlubang karena peluru.

Kejadian penembakan mobil tim pemenangan cabup, Roni Ahmad yang akrab disapa Abusyik, Jumat malam (13/1) sekira pukul 23.20 WIB di Gampong Kayee Jatoe, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie. Korban Muhammad Yusuf (41), eks kombatan GAM bersama rekannya M Hasan Yusuf (32) hendak pulang ke rumahnya di Gampong Tanih Mirah, Kecamatan Pidie Jaya.

"Usai minum kopi. Korban hendak pulang ke rumahnya," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan, Sabtu (14/1) via telepon.

Setiba di Gampong Kayee Jatoe, mobil korban langsung ditembak. Diperkirakan, pelaku bersembunyi di semak-semak hutan, tepatnya di pekarangan bekas kilang padi yang tak lagi difungsikan.

"Mobil yang dikendarai korban ditembak dan mengenai dinding sebelah kiri mobil berdekatan dengan pintu sebelah kiri mobil. Akibatnya kaca pintu depan sebelah kiri retak berlubang yang diduga terkena peluru," jelas Goenawan.

Mulanya, sebutnya, terdengar satu kali tembakan dan korban sempat melihat ke arah tembakan. Lalu kembali terdengar tembakan sebanyak 3 kali dan korban sempat melihat ada percikan api dari arah pelaku.

"Korban pun langsung melarikan diri dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Geulumpang Tiga," jelasnya.

Sementara itu Kapolres Pidie AKBP M Ali Khadafi mengatakan, dari hasil olah TKP, polisi menemukan tiga selongsong peluru senjata laras panjang. Pelaku penembakan diduga lebih dari satu orang.

"Berdasarkan keterangan saksi, ada tiga kali suara penembakan, dan sudah direncanakan karena pelaku sengaja menunggu korban," kata Ali.

Kendati demikian, polisi belum bisa memastikan jenis senjata api yang dipergunakan pelaku. Namun, 3 proyektil sudah ditemukan di lokasi kejadian dan itu dikirim ke lab forensik Medan untuk mengetahui jenis senjata yang digunakan pelaku.

"Untuk jenis senjata belum kita ketahui, selongsong dan proyektil yang kita temukan kita kirim ke Medan dulu, untuk bisa kita memastikan jenis senjata apa yang digunakan pelaku," papar Ali Khadafi.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP