Pria Asal Sumsel Tusuk Pacar Mantan Istri di Depan Diskotek Classic

Senin, 15 Juli 2019 22:44 Reporter : Ronald
Pria Asal Sumsel Tusuk Pacar Mantan Istri di Depan Diskotek Classic Ilustrasi Pembunuhan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pria berinisial S (27) asal Sumatera Selatan tega menghabisi pria ERL (23), di depan Diskotek Classic, Jalan Samanhudi, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7) dini hari. S tegas menusuk ERL dengan pisau karena dirinya mengetahui mantan istrinya memiliki hubungan dengan pria lain.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Mirzal Maulana menjelaskan, S dengan istrinya berinisial DM telah pisah ranjang sejak 2 tahun lalu. Kemudian, DM pergi ke Jakarta untuk mengadu nasib. Mengetahui sang mantan istri berada di Jakarta, S pun menyusulnya.

"Dia aslinya dari Sumatera Selatan kemudian mengetahui bahwa istrinya bekerja di Jakarta. Diketahui bahwa istrinya diduga menjalin hubungan lagi dengan korban yang merupakan warga Kemanggisan ini," katanya di Jakarta, Senin (15/7).

Setibanya di Jakarta, S kemudian menghubungi DM dengan alasan akan memberikan uang sebesar Rp300.000. Akan tetapi, bukan uang yang diterima oleh DM, melainkan pukulan keras dari S.

"Pas ketemu istrinya itu dianiaya hingga babak belur di depan mata ERL. Padahal DM dan ERL ini mau ketemu untuk klarifikasi hubungan keduanya," ujar Mirzal.

Tak terima melihat kekasihnya dianiaya mantan suami, ERL akhirnya mengajak S untuk berbicara baik baik. Namun, S yang masih tersulut emosi akhirnya menusuk korban di bagian ulu hati, leher dan pipi.

"Usai menusuk korban, S langsung diamankan oleh security diskotek tersebut. Korban dibawa ke rumah sakit RS Husada untuk mendapatkan pertolongan medis," jelasnya.

Saat itu, dia menambahkan, S sempat ikut ke rumah sakit bersama security yang mengamankan pelaku di lokasi kejadian. Entah bagaimana, pelaku bisa meloloskan diri hingga akhirnya diburu oleh polisi.

"Dia kami tangkap di kawasan Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Kami menyita sejumlah barang bukti seperti pisau yang dipakai pelaku, kaos terdapat bercak darah dan pakaian pelaku. Saat kami tangkap dia tengah bersembunyi di rumah salah satu kerabatnya," ujarnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar AKP Ade Chandra menambahkan, sebelum menusuk korban pelaku sudah merencanakan aksinya. Hal ini usai kepolisian mengamankan barang bukti sebilah pisau.

"Pelaku beli pisau di pasar malam daerah Kemayoran. Kurang dari 1x24 jam kami tangkap," ungkap Ade.

Atas perbuatannya, S harus merasakan dinginnya jeruji besi. "Kita menjerat dengan pasal 340 subsider 338 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," pungkas Ade. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Penganiayaan
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini