Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah secara resmi memegang kendali memimpin Presidensi G20. Terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah, diyakini berimbas positif bagi negara-negara berkembang di dunia.
Wakil Rektor Universitas Udayana (Unud) Ngakan Putu Gede Suardana mengatakan, kepemimpinan Jokowi dalam Presidensi G20 menunjukkan kekuatan Indonesia. Terutama mendorong pemerintahan dunia menuju arah perbaikan.
Selain juga, tambah dia, dalam upaya memberikan peran aktif pada setiap pengambilan kebijakan pada pemerintahan dunia. Khususnya kebijakan yang berpengaruh terhadap keberlangsungan kehidupan masyarakat dunia.
"Pak Jokowi ini bisa menunjukkan kredibilitas Indonesia bahwa Indonesia mampu untuk memimpin Presidensi G20," ujar Ngakan Putu, Denpasar, Rabu (25/5).
Menurut dia, Presidensi G20 yang berada di bawah kendali Jokowi tidak hanya dapat meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia. Namun juga, lanjut dia, terhadap negara-negara berkembang lainnya.
"Ini sangat luar biasa jurus beliau jadi tidak saja hanya untuk negara negara G20, 19 negara dan satu kawasan. Tetapi untuk seluruh negara negara kecil pun yang ada baik itu di Pasifik," tutur Ngakan Putu.
Oleh karenanya dia menilai peranan aktif Indonesia dalam Presidensi G20 dapat menjadi sebuah momentum pembuktian. Bahwa meski berstatus negara berkembang, namun Indonesia mampu menjadi poros penentu kebijakan-kebijakan.
"Negara kecil yang tidak tergabung dalam G20 semua dilibatkan, semua diundang untuk diberikan kesempatan hadir. Apakah juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan setiap permasalah apa yang ada, kalau iya itu sangat luar biasa," tandas Ngakan Putu.