'Presiden Jokowi berkali-kali menyatakan tekadnya dukung perfilman nasional'

Sabtu, 26 Mei 2018 18:27 Reporter : Rizky Andwika
'Presiden Jokowi berkali-kali menyatakan tekadnya dukung perfilman nasional' Relawan Jokowi nobar. ©2018 Istimewa

Merdeka.com - Sejumlah organisasi relawan Jokowi menggelar acara nonton bareng (nobar) Film LIMA di bioskop kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Nobar film yang digarap lima sutradara sekaligus itu sebagai bentuk dukungan relawan terhadap industri perfilman nasional.

"Acara nobar ini merupakan apresiasi kami kepada dunia perfilman nasional. Presiden Jokowi sendiri sudah berkali-kali menyatakan tekadnya untuk mendukung perfilman nasional," kata Ketua DPN Seknas Jokowi Muhammad Yamin melalui keterangan tertulis, Sabtu (26/5).

Yamin yang turut menggagas kegiatan nobar Film LIMA itu menekankan bahwa seluruh relawan Jokowi mempunyai tekad serupa dengan Presiden Jokowi. Apalagi, film tersebut sarat makna dengan ideologi Pancasila.

Ketua Umum Relawan Arus Bawah Jokowi (AJB), Michael Umbas, menambahkan, tema Film LIMA tentang pengamalan Pancasila relevan dengan situasi negara kita akhir-akhir ini yang tengah dirundung pelbagai aksi terorisme.

"Dengan menonton film ini diharapkan pengamalan kita terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila makin kukuh," jelas Umbas yang didampingi Ketum GoJo, Rizal Malarangeng.

Relawan Jokowi yang mengikuti nonton bareng, di antaranya dari Seknas Jokowi, Arus Bawah Jokowi, Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat), Forum Relawan Demokrasi (Foreder), Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) dan Golkar Joko Widodo (GoJo).

Sebagai bentuk apresiasi dan mendukung perfilman nasional, Seknas Jokowi sebelumnya juga menggelar nobar Film Dilan. Saat ini, Yamin dan rekan-rekan relawan lainnya tengah menggagas film biopic tentang mantan Ketua MPR RI Taufiq Kiemas bekerjasama dengan produser Max Picture.

Sementara itu, produser dan sutradara Film LIMA, Lola Amaria, yang hadir dalam nobar tersebut mengaku terharu atas apresiasi dan dukungan dari relawan Jokowi.

"Sebagai produser, saya sangat senang dan terharu atas apresiasi kalangan relawan. Mudah-mudahan dukungan seperti ini bisa dilanjutkan di masa mendatang," kata Lola.

Film LIMA sendiri menggambarkan amalan lima sila dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-sehari di tengah keluarga, tempat kerja, dan masyarakat. Dikisahkan situasi sebuah keluarga dengan tiga anak dan seorang pembantu. Mereka memperdebatkan kematian sang ibu karena ketiga anak itu menganut agama yang berbeda-beda dengan ibunya.

Film yang dibintangi Prisia Nasution dan Yoga Pratama ini rencananya akan ditayangkan serentak di bioskop-bioskop pada 30 Mei mendatang. [rzk]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Film Nasional
  3. Presiden Jokowi
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini