Laga krusial pekan ke-17 BRI Super League 2025-2026 akan mempertemukan Persebaya Surabaya dan Malut United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (10/1). Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim memiliki motivasi tinggi untuk meraih poin penuh di paruh musim.
Pemain kunci Malut United, David Da Silva, menyatakan Persebaya merupakan tim yang sangat kuat, terutama saat bermain di kandang mereka. Pernyataan ini disampaikan dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan, Jumat, menekankan pentingnya fokus bagi seluruh pemain Malut United.
Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, juga telah menyiapkan strategi matang untuk menghadapi Persebaya yang akan tampil dengan pelatih baru, Bernardo Tavares. Persiapan ini diharapkan mampu mengantisipasi kekuatan tuan rumah dan membawa pulang hasil terbaik.
Advertisement
Advertisement
Penyerang andalan Malut United, David Da Silva, mengakui kekuatan Persebaya Surabaya yang akan menjadi lawan mereka di pekan ke-17 BRI Super League. Ia menyoroti performa impresif Bajul Ijo saat berlaga di hadapan pendukungnya sendiri di Gelora Bung Tomo. “Saya melihat Persebaya begitu kuat saat bermain di Gelora Bung Tomo. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan permainan terbaik dan menjaga fokus agar bisa mendapatkan poin,” ujar David Da Silva dalam konferensi pers, Jumat.
Laga ini memiliki makna khusus bagi David Da Silva karena ia pernah menjadi bagian dari skuad Persebaya pada musim 2018-2019 dan 2020-2021. Meskipun memiliki kenangan indah, David menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan memengaruhi performanya di lapangan. “Saya mempunyai memori indah di sini. Tetapi, fokus saya sekarang bersama Malut United. Saya menghormati jersey ini dan akan memberikan kemampuan terbaik pada laga besok,” tambahnya, menunjukkan profesionalisme tinggi.
Komitmen David Da Silva untuk memberikan yang terbaik bagi Malut United menjadi sinyal kuat bahwa Laskar Kie Raha tidak akan gentar menghadapi tekanan tuan rumah. Fokus penuh dan penampilan maksimal menjadi kunci utama yang ditekankan oleh pemain asal Brasil ini.
Advertisement
Advertisement
Malut United datang ke Surabaya dengan catatan performa yang sangat impresif, yaitu 11 pertandingan tanpa kekalahan. Tim berjuluk Laskar Kie Raha ini berhasil meraih 9 kemenangan dan 2 hasil imbang, menunjukkan konsistensi yang luar biasa sepanjang musim. Catatan ini menjadikan Malut United sebagai tim dengan koleksi poin tandang terbanyak hingga pekan ke-16, dengan total 17 poin yang dikumpulkan dari laga-laga tandang.
Selain itu, Malut United juga dikenal sebagai salah satu tim paling produktif di liga. Bersama Persija Jakarta, mereka telah mencetak total 32 gol. Gol-gol tersebut disumbangkan oleh sembilan pemain berbeda, menunjukkan meratanya kontribusi gol dari berbagai lini. David Da Silva memimpin daftar pencetak gol dengan 7 gol, diikuti oleh Ciro Alves (6), Yakob Sayuri (5), Tyronne del Pino (5), dan Gustavo Franca (4), serta Igor Inocencio, Yance Sayuri, Taufik Rustam, dan Frets Butuan masing-masing dengan 1 gol.
Pelatih Hendri Susilo menyatakan bahwa seluruh pemain Malut United berada dalam kondisi siap tempur dan datang tanpa beban. “Semua pemain yang ada di sini dalam kondisi siap. Kami datang untuk bermain tanpa beban dan semoga para pemain bisa menjalankan game plan dengan baik sehingga mendapatkan hasil terbaik,” ucap Hendri, optimis terhadap peluang timnya.
Advertisement
Advertisement
Persebaya Surabaya juga tidak bisa diremehkan, terutama ketika bermain di hadapan pendukung setianya di Gelora Bung Tomo. Tim Bajul Ijo tengah berada dalam tren positif dengan catatan sembilan pertandingan tanpa kekalahan, yang terdiri dari tiga kemenangan dan enam hasil imbang. Dua kemenangan terakhir mereka diraih secara meyakinkan atas Madura United (1-0) dan Persijap Jepara (4-0), menunjukkan peningkatan performa yang signifikan.
Laga ini juga akan menjadi debut bagi pelatih baru Persebaya, Bernardo Tavares, yang tentu akan membawa motivasi ekstra bagi skuad Bajul Ijo. Kehadiran pelatih baru seringkali memberikan dampak positif pada semangat juang tim. Pelatih Hendri Susilo menyadari tantangan ini. “Melawan Persebaya bukan pekerjaan mudah. Kehadiran Tavares tentu menambah motivasi mereka yang akan tampil all out. Tetapi, kami sudah menyiapkan game plan untuk mengantisipasi situasi tersebut,” jelas Hendri.
Meskipun demikian, Malut United telah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tekanan dan motivasi Persebaya. Strategi yang matang telah disiapkan untuk meredam kekuatan tuan rumah dan mencari celah untuk mencuri poin penting di kandang lawan.
Advertisement
Advertisement
Saat ini, Malut United menempati posisi keempat di klasemen sementara dengan koleksi 34 poin. Sementara itu, Persebaya Surabaya berada di peringkat ketujuh dengan raihan 25 poin. Perbedaan poin ini menunjukkan betapa pentingnya laga ini bagi kedua tim untuk memperbaiki atau mempertahankan posisi mereka di papan atas.
Kedua tim tercatat sudah dua kali bertemu pada musim lalu. Malut United berhasil meraih kemenangan 2-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat (17/1/2025). Pertemuan lainnya yang digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (16/8/2024), berakhir imbang 0-0. Meskipun demikian, Pelatih Hendri Susilo menegaskan bahwa hasil masa lalu tidak akan menjadi patokan. “Hasil pertemuan itu adalah masa lalu, sudah selesai dan sudah kami lupakan. Sekarang, kami menatap pertandingan besok dengan persiapan yang sudah dimatangkan di sini,” pungkasnya.
Pertandingan Persebaya vs Malut United dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (10/1/2026) dan hanya terbuka untuk suporter tuan rumah. Para pendukung Malut United dapat menyaksikan perjuangan Gustavo Franca dkk. melalui siaran langsung Indosiar mulai pukul 15.30 WIB atau 17.30 WIT.
Advertisement
Sumber: AntaraNews