Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo secara resmi meresmikan Taman Kelinci Rorotan Cilincing (Roci) pada Jumat, 30 Januari 2026. Peresmian ini menandai perubahan signifikan bagi kawasan Kaliabang, Cilincing, Jakarta Utara, yang sebelumnya dikenal sebagai area kumuh.
Taman Kelinci Roci kini berdiri megah di atas lahan seluas 2.711,4 meter persegi, menjadi bagian integral dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas ruang terbuka hijau (RTH). Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di ibu kota.
Pramono Anung Wibowo menjelaskan bahwa pembangunan taman ini bukan hanya sekadar menambah area hijau, melainkan juga mengintegrasikan fungsi ekologis penting. Taman ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan air serta keseimbangan lingkungan di wilayah Jakarta Utara.
Advertisement
Advertisement
Fungsi Ekologis dan Fasilitas Modern Taman Kelinci Roci
Taman Kelinci Roci dirancang secara khusus untuk memperluas sekaligus meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau di DKI Jakarta. Keberadaan taman ini sangat relevan mengingat karakteristik Rorotan sebagai lahan persawahan yang berfungsi sebagai kawasan penyangga air.
Desain Taman Kelinci Roci mengintegrasikan fungsi ruang hijau dengan fungsi ekologis, terutama dalam mendukung pengelolaan air dan menjaga keseimbangan lingkungan. Kolam retensi yang ada di area taman diharapkan mampu membantu pengendalian air secara efektif.
Selain fungsi ekologis, Taman Kelinci Roci juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern untuk masyarakat. Terdapat area bermain anak, gazebo, plaza, area urban farming, toilet, serta shelter.
Advertisement
Fasilitas ini tidak hanya mendukung aktivitas sosial dan rekreasi, tetapi juga berperan sebagai sarana edukasi lingkungan bagi warga sekitar. Area urban farming dan keberadaan hewan kelinci menjadi daya tarik tersendiri untuk pembelajaran.
Advertisement
Visi Pemprov DKI Jakarta: Memperbanyak Taman Skala Kecil
Dalam kesempatan peresmian Taman Kelinci Roci, Gubernur Pramono Anung Wibowo menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk memperbanyak pembangunan taman. Kebijakan baru ini mengizinkan pembangunan taman dengan luasan yang lebih kecil.
Pramono Anung menilai bahwa semakin banyak taman yang dibangun, tanpa memandang ukurannya, akan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Ini merupakan pergeseran dari fokus pembangunan taman berskala besar sebelumnya.
"Kalau dulu yang dibuat besar-besar, sekarang kecil pun, selama ini membawa manfaat bagi masyarakat, saya izinkan untuk dikembangkan, dan ini salah satu contohnya," ujar Pramono Anung. Pernyataan ini menunjukkan fleksibilitas dalam pengembangan RTH.
Advertisement
Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan akses terhadap ruang hijau dan fasilitas publik. Taman-taman kecil ini dapat menjangkau lebih banyak komunitas di berbagai sudut kota.
Advertisement
Bantuan Sosial dan Komitmen Lingkungan
Selain meresmikan Taman Kelinci Roci, acara tersebut juga dimanfaatkan Gubernur Pramono Anung Wibowo untuk memberikan bantuan sosial. Bantuan secara simbolis diserahkan kepada 100 warga yang menjadi korban angin kencang.
Warga penerima bantuan berasal dari Kelurahan Kalibaru, menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Pemprov DKI Jakarta.
Kehadiran Gubernur dalam peresmian Taman Kelinci Roci sekaligus penyerahan bantuan sosial menggarisbawahi komitmen ganda Pemprov DKI Jakarta. Komitmen tersebut meliputi peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan sosial.
Advertisement
Sumber: AntaraNews