Prabowo Pimpin Retret Kabinet di Hambalang, Seskab Teddy Tayangkan Video Pembangunan Jembatan di Daerah Bencana
Video tersebut memperlihatkan bagaimana prajurit TNI membangun perbaikan jembatan yang rusak menjadi layak untuk dilewati.
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada anggota Kabinet Merah Putih dalam retret atau taklimat awal tahun di kediamannya di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1).
Sebelum Prabowo memberikan pengarahan, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terlebih dahulu menayangkan video perkembangan pembangunan jembatan baik di daerah terdampak bencana mapun seluruh pelosok Indonesia.
"Yang terhormat Bapak Presiden, mengawali taklimat awal tahun, atas izin Bapak Presiden, kami tayangkan video perkembangan Satgas Jembatan di satu minggu pertama 2026," kata Teddy mengawali retret sebagaimana disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (6/1).
Proses Pembangunan Jembatan
Teddy menyampaikan bahwa Satgas Pembangunan Jembatan membangun jembatan gantung, menyambungkan antar desa, dan memajukan negeri. Keberadaan jembatan yang layak juga memudahkan konektivitas dan mobilitas masyarakat daerah.
"Ini tidak hanya membangun jembatan di daerah bencana, tapi juga di seluruh pelosok Indonesia, jembatan gantung, menyambung desa, memajukan negeri," tuturnya.
Video tersebut memperlihatkan bagaimana prajurit TNI membangun perbaikan jembatan yang rusak menjadi layak untuk dilewati. Total ada 11 jembatan gantung di 1 minggu pertama 2026 untuk akses yang lebih mudah dan aman bagi anak-anak sekolah, petani, pedagang, dan masyarakat daerah terpencil.
"Sekarang kami bisa berangkat sekolah dengan aman dan lancar," ucap anak sekolah yang ada dalam video tersebut.
Prabowo Kumpulkan Jajaran Kabinet di Hambalang
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih dalam sebuah retret di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1). Nantinya, Prabowo akan memberikan pengarahan kepada jajaran kabinetnya.
"Jadi makna retreat bagi pemerintah, terutama bagi beliau sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan kan adalah, yang pertama tentunya memberikan pengarahan kepada kita semua, jajaran kabinet," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada wartawan di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1).
Prasetyo menyebut retret juga akan membahas evaluasi seluruh program prioritas dan kinerja pemerintahan selama satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
"Dan tentunya diawali dengan melakukan evaluasi terhadap seluruh program, kinerja pemerintah selama satu tahun masa kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo dan Mas Wapres Gibran Rakabuming Raka," jelas dia.
Menurut dia, seluruh kementerian akan menyampaikan laporan perkembangan program-program yang telah dijalankan selama satu tahun. Termasuk, membahas kendala-kendala yang dialami kemenrerian/lembaga dalam menjalankan program.
"Jadi seluruh kementerian nanti akan dilakukan evaluasi, termasuk mendengarkan laporan perkembangan selama satu tahun sejauh mana program-program tersebut berjalan," tutur Prasetyo.
Beberapa program yang akan dibahas dalam retret yakni, swasembada pangan yang berhasil dicapai pemerintahan Prabowo-Gibran dalam satu tahun. Kemudian, target lifting minyak yang berhasil terlewati.
"Ya, tetapi juga sekali lagi, kita merasa perlu melakukan percepatan-percepatan untuk meningkatkan lagi dengan target dan tujuan kita jelas, kita ingin mewujudkan swasembada energi," tutur dia.
Selanjutnya, Prabowo dan anggota kabinet akan membahas program makan bergizi gratis (MBG) yang sudah menjangkau 55 juta penerima manfaat dalam satu tahun, dari target 82,9 juta penerima manfaat. Program realisasi hilirisasi juga turut dibahas.
"Yang sebagaimana dilaporkan oleh Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara bahwa sudah siap, ada beberapa project hilirisasi yang di bulan Januari ini akan dilakukan groundbreaking. Dari kurang lebih 18 project yang sudah disepakati di dalam beberapa kali rapat terbatas bersama dengan Bapak Presiden dan kementerian terkait," pungkas Prasetyo.
Selain itu, ada program Sekolah Rakyat yang saat ini sudah berjalan di 166 lokasi. Presiden Prabowo meminta agar pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan percelatan baik sarana fisik maupun non fisik.
"Ada juga berkenaan dengan masalah pelaksanaan Sekolah Rakyat, yang sudah berjalan di 166 lokasi, yang diharapkan di tahun 2026 nanti akan ada penambahan kurang lebih di 104 titik," ucap dia.
Prasetyo menuturkan retret akan berlangsung selama satu hari. Dia tak menutup kemungkinan retret akab berlangsung hingga malam hari apabila pembahasan terhadap masalah-masalah masih diperlukan.
"Tidak terbatas waktu. Kita melihat situasinya kalau memang perlu pembahasan terhadap masalah-masalah yang masih muncul ya kita lanjut mungkin sampai malam," tutur Prasetyo.