Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, pengusaha asal Amerika Serikat (AS) Bill Gates akan menemuinya pada Rabu, 7 Mei 2024. Bill Gates disebut akan menyatakan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Tokoh dunia namanya Bill Gates akan datang ke kita minta ketemu saya, sudah lama beliau minta ketemu, kalau tidak salah surat dari November. Minta ketemu antara lain mau menyatakan dukungan dan penghargaan atas MBG kita,” kata Prabowo saat memimpin sidang kabinet di Istana Negara Jakarta, Senin (5/5).
Prabowo siap menyambut kedatangan Bill Gates. Namun, dia enggan merasa bangga terlebih dahulu atas pelaksanaan program MBG. Sebab, MBG baru menjangkau 2.053.248 penerima manfaat di seluruh Indonesia per 12 Maret 2025.
“Kalau kita bisa selenggarakan antar makanan tiap hari ke 82,9 juta rakyat kita, dalam keadaan bersih, keadaan aman, keadaan bergizi pada saat itu lah boleh kita terima ucapan selamat,” ucap Prabowo.
Prabowo mengaku belum mengetahui apakah Bill Gates akan membantu program MBG. Dia menegaskan, Indonesia tetap melaksanakan program MBG tanpa bantuan dari pihak lain.
“Saya katakan bahwa kita diberi bantuan tidak diberi bantuan, diberi penghargaan tidak diberi penghargaan, kita laksanakan ini karena ini benar, dan ini suatu investasi di anak kita, dan kita harus kurangi kemiskinan di rakyat kita,” ujarnya.
Prabowo Minta BGN Teliti Jalankan MBG
Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat bersama jajaran Badan Gizi Nasional membahas percepatan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG guna memperluas cakupan program MBG. Rapat tersebut digelar di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengatakan, dalam pertemuan tersebut Prabowo menekankan pentingnya ketelitian dan kecermatan dalam menjalankan program ini.
Hal tersebut penting mengingat program MBG merupakan investasi strategis bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
"Pak Presiden tadi mengarahkan kepada kami agar kami tetap semangat untuk berkarya, bekerja lebih teliti, lebih cermat. Karena ini adalah program strategik, program untuk investasi SDM masa depan dan ini sangat riskan dengan hal-hal yang akan terjadi di lapangan," ungkap Dadan.
Prabowo juga memberikan motivasi kepada para petugas di lapangan, khususnya para anggota SPPG dan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang menjadi garda terdepan program ini.