Prabowo ke Orang Tua Siswa: Kalau Guru Keras Jangan-jangan Anakmu yang Nakal

Prabowo menceritakan dirinya dididik dengan tegas oleh guru-guru sehingga dapat menjadi Presiden RI.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Prabowo ke Orang Tua Siswa: Kalau Guru Keras Jangan-jangan Anakmu yang Nakal
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin sidang kabinet paripurna 1 tahun pemerintahan di Istana Negara Jakarta, Senin (20/10/2025). (Foto: Liputan6.com/Lizsa Egeham). (© 2026 Liputan6.com)

Presiden Prabowo Subianto menilai perlunya ketegasan para guru dalam mendidik para siswa. Prabowo mengatakan anak-anak yang nakal apabila dibiarkan dan tidak diingatkan, maka mereka tak dapat menjadi orang baik di masa depan.

Prabowo menceritakan dirinya dididik dengan tegas oleh guru-guru sehingga dapat menjadi Presiden RI. Untuk itu, dia mengingatkan para orang tua bahwa ketegasan para guru kemungkinan karena anak nakal.

"Tapi memang kalau guru-guru saya dulu enggak tegas, enggak keras sama saya, saya enggak bisa berdiri di sini. Jadi hai, orang tua di mana-mana, kalau guru itu keras jangan-jangan anakmu yang nakal. Benar?" kata Prabowo saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Guru Nasional di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (28/11/2025).

"Kalau anak nakal terus dibiarkan nakal, dia enggak bisa jadi orang baik," sambungnya.

Dia lantas menyoroti fenomena murid yang kurang ajar kepada guru. Prabowo heran adanya murid yang membalas teguran para guru dan merasa dirinya jagoan di sekolah.

"Ini ada fenomena kadang-kadang justru yang kalau nakal itu, oke lah ya. Tapi kalau kurang ajar ini yang enggak beres ini kurang ajar. Kadang-kadang ada murid yang kurang ajar ya kan? Ditegur oleh guru dia balas. Merasa dirinya jagoan," ujarnya.

Prabowo menceritakan dirinya pernah menerima laporan soal murid sekolah di bawah naungan Kementerian Pertahanan yang berperilaku tidak sopan kepada gurunya salah satunya, membanting pintu. Saat memberhentikan sang anak, kepala sekolah grogi karena murid tersebut merupakan anak jenderal.

Prabowo lantas mendukung keputusan kepala sekolah untuk memberhentikan anak jenderal itu dari sekolah. Dia menegaskan bahwa anak harus bersikap lebih sopan apabila orang tuanya pejabat.

"Kalau bapaknya orang besar, anaknya harus lebih sopan, lebih baik, jangan kurang ajar. Kalau bapaknya tokoh, bapaknya Jenderal, bapaknya pemimpin, anaknya harus lebih sopan lebih baik lebih tertib," tutur Prabowo.

Dia meminta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti untuk mendukung para guru. Prabowo menegaskan semua murid hatus mencitai orang tua dan menghormati para guru.

"Menteri Pendidikan enggak usah ragu-ragu, guru-guru. Harus kita dukung guru-guru adalah masa depan Indonesia makanya semua anak Indonesia saya selalu minta cintai orang tua hormati guru," pungkas Prabowo.

Rekomendasi