Prabowo Jadi Menhan, Lieus Sungkharisma Yakin Kasus Makarnya Disetop

Senin, 4 November 2019 20:27 Reporter : Ronald
Prabowo Jadi Menhan, Lieus Sungkharisma Yakin Kasus Makarnya Disetop Lieus Sungkharisma tiba di Polda Metro Jaya. ©Istimewa

Merdeka.com - Juru bicara Ahmad Dhani, Lieus Sungkharisma telah ditetapkan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus dugaan makar. Ia diamankan di Apartemen Hayam Wuruk lantai 6, kamar 614, pada Mei lalu.

Dalam kasus itu, Lieus yakin kalau kasusnya nanti akan dihentikan oleh penyidik alias Surat Penghentian Penyidikan (SP3). Sebab, ia mengaku dirinya dapat menghirup udara segar usai penangguhan penahanan dikabulkan.

"Saya berkeyakinan karena tuduhan yang disangkakan kepada saya kan tuduhan makar, ya kan, kalau benar saya makar, nggak mungkin saya dikasih penangguhan penanganan," ujarnya saat ditemui di Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur, Senin (4/11).

Selain itu, ia beranggapan kalau saat ini sudah tidak ada lagi pro Jokowi maupun Prabowo. Di mana Prabowo telah menjadi menterinya Jokowi. Sehingga, dirinya sangat yakin kalau nanti kasusnya bakal di SP3.

"Kalau sekarang sudah rekonsiliasi sudah sama-sama bareng, mau diapain lagi saya. Yang pasti nanti saya SP3 kan, cuma saya nggak usah ngerengek-ngerengek lah, saya udah ngga pikirin itu. Saya yakin negara pasti mengatur, apalagi sekarang pemerintahan yang sudah rekonsiliasi, betul nggak," bebernya.

"Masa gua mesti takut lagi," pungkasnya.

Sebelumnya, aparat kepolisian menangkap Li Xue Xiung atau Lieus Sungkharisma di Apartemen Hayam Wuruk lantai 6, kamar 614, pagi tadi. Dia juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar.

"Sudah tersangka. Yang bersangkutan ditangkap di apartemen, di dalamnya ada seorang wanita yang diakui sebagai ART," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangannya, Senin (20/5).

Lieus diamankan berdasarkan laporan Eman Soleman atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar. Laporan bernomor LP/B/0441/B/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019 itu lantas dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Lieus dilaporkan atas Tindak Pidana Penyebaran Berita Bohong atau Hoaks dengan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 14 dan atau pasal 15 serta terhadap Keamanan Negara atau Makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 107 juncto asal 110 juncto pasal 87 dan atau pasal 163 bis juncto pasal 107. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini