Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatra Barat, aktif melanjutkan kegiatan gotong royong guna mempercepat pemulihan kota pasca dilanda bencana alam. Sejak beberapa hari terakhir, personel kepolisian bahu membahu membersihkan area terdampak, menunjukkan komitmen kuat terhadap masyarakat.
Kegiatan ini fokus pada pembersihan sisa material banjir seperti lumpur dan pasir yang mengendap di rumah warga serta fasilitas publik. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mengembalikan aktivitas normal sesegera mungkin.
Kepala Polresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, menyatakan bahwa pengerahan personel dilakukan secara masif ke berbagai titik terdampak. Langkah cepat Polresta Padang Bantu Pemulihan Bencana ini menjadi prioritas utama.
Advertisement
Advertisement
Sasaran utama kegiatan gotong royong Polresta Padang adalah pemukiman warga yang terendam banjir. Banjir seringkali meninggalkan endapan lumpur tebal yang sulit dibersihkan secara mandiri oleh warga.
"Kehadiran personel Polri diharapkan dapat meringankan pekerjaan warga untuk membersihkan rumahnya dari material lumpur yang mengendap di rumah," ucap Kombes Pol Apri Wibowo.
Selain rumah warga, Polresta Padang juga menyasar fasilitas umum penting. Sekolah, tempat ibadah, dan ruas jalan yang masih menyisakan lumpur menjadi prioritas pembersihan. Pemulihan fasilitas publik ini krusial untuk mengembalikan fungsi sosial masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Dalam upaya Polresta Padang Bantu Pemulihan Bencana ini, total sekitar 400 personel dikerahkan. Jumlah ini mencakup personel dari Polresta Padang sendiri dan juga dari Kepolisian Sektor (Polsek) di wilayah terdampak.
Para personel disebar ke berbagai lokasi mulai pagi hingga malam hari, sekitar pukul 20.00 WIB. Pengerahan masif ini menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam membantu pemulihan pasca bencana.
Dengan peralatan seperti cangkul dan sekop, puluhan polisi terlihat bekerja keras di kawasan Ikur Koto Koto Panjang, Koto Tangah. Mereka membersihkan sisa material banjir berupa pasir dan lumpur yang mengendap di dalam rumah warga.
Advertisement
"Semoga dengan gotong-royong ini upaya pemulihan bisa dipercepat, dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal seperti semula," jelas Kombes Pol Apri Wibowo, optimis terhadap dampak positif kegiatan ini.
Advertisement
Selain fokus pada pembersihan fisik, Polresta Padang juga memberikan bantuan kemanusiaan lainnya. Selama masa tanggap darurat bencana di Padang, dapur umum telah didirikan di lokasi terdampak untuk memenuhi kebutuhan makanan warga.
Bantuan Polresta Padang Bantu Pemulihan Bencana juga mencakup aspek kesehatan dan psikologis. Pihak kepolisian membuka posko bakti kesehatan guna memberikan layanan medis dasar kepada warga yang membutuhkan.
Tidak hanya itu, program pemulihan trauma atau trauma healing juga diberikan kepada anak-anak di lokasi terdampak. Dukungan psikologis ini penting untuk membantu anak-anak menghadapi dampak emosional dari bencana yang mereka alami.
Advertisement
"Kami juga melakukan bakti kesehatan dengan membuka posko, serta memberikan pemulihan trauma (trauma healing) kepada anak-anak di lokasi terdampak," tambah Kombes Pol Apri Wibowo, menyoroti pendekatan komprehensif ini.
Sumber: AntaraNews