Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polres Samarinda koordinasi ke Polda Sulsel soal nasib jemaah umrah Abu Tours

Polres Samarinda koordinasi ke Polda Sulsel soal nasib jemaah umrah Abu Tours Kantor Abu Tours di Samarinda tutup. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah mencabut izin operasional PT Abu Tours, terkait kasus penipuan umrah. Bahkan Polda Sulawesi Selatan, juga telah menyita aset Abu Tours. Di Samarinda, Kalimantan Timur, nasib sekitar 1.600 calon jemaah umrah masih tidak jelas.

Tim khusus kasus Abu Tours yang dibentuk Polresta Samarinda, gerak cepat berkoordinasi dengan Polda Sulsel, pascakasus dugaan penipuan itu mencuat ke ranah hukum beberapa hari ini.

"Kita sudah terima surat dari Polda Sulsel untuk kasus ini, sebagai upaya awal koordinasi. Segera kita koordinasikan balik ke sana (Polda Sulsel), terkait calon jemaah yang melapor ke kita" kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono, kepada merdeka.com, Jumat (30/3).

Koordinasi yang dilakukan kepolisian di Samarinda, menurut Sudarsono, bisa dilakukan dengan berkirim surat balik menyertakan data-data korban Abu Tours di Samarinda, melalui telepon maupun memberangkatkan tim ke Sulsel.

Sejauh ini, dari seribuan orang diduga gagal berangkat umrah, baru tiga orang melapor resmi ke Polresta Samarinda, bersama dengan 15 orang lain yang juga korban Abu Tours. "Silakan yang lain, kalau ingin melapor ke kita, dan kita pasti proses," ujar Sudarsono.

Namun demikian, dari penelusuran tim Polresta Samarinda, sebagian besar korban Abu Tours, masih berharap benar-benar bisa berangkat umrah sesuai janji Abu Tours. "Kalau tidak (bisa memberangkatkan) ya minta uang kembali," ujar Sudarsono.

Diketahui, Senin (12/2) siang lalu, calon jemaah silih berganti mendatangi kantor Abu Tours di Jalan Ahmad Yani, Samarinda. Mereka umumnya meminta pengembalian dana yang mereka setor. Sementara, kantor itu sejatinya sudah tidak beroperasi lagi, dan tutup operasional sampai sekarang ini.

Dari penjelasan Puspa, karyawati Abu Tours setempat, mereka tidak bisa berbuat banyak lantaran keuangan dikelola kantor pusat di Makassar. Abu Tours Samarinda sendiri, mengelola sekitar 1.700 calon jemaah Umrah dengan setoran Rp 16 juta-Rp 20 juta.

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP