Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polres Bogor Minta BPTJ Tunda Uji Coba Sistem 2-1 Jalur Puncak Tahap Dua

Polres Bogor Minta BPTJ Tunda Uji Coba Sistem 2-1 Jalur Puncak Tahap Dua Jalur puncak satu arah. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian Resor Bogor mengusulkan uji coba sistem 2-1 (kanalisasi) tahap dua pada 3 November 2019 untuk ditunda.

Menurut Kapolres Bogor, AKBP M Joni, jika uji coba tetap dilakukan kondisinya diprediksi akan sama dengan uji coba pertama pada 27 Oktober 2019.

"Masalahnya, tidak semua ruas jalan bisa dibagi tiga. Lebar Jalan Raya Puncak tidak sama. Ada lebar ada yang sempit. Ada yang bisa dibagi tiga tapi banyak yang tidak," kata Joni, Senin (28/10).

Pihaknya juga menunggu keputusan Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk kepastian melanjutkan uji coba kanalisasi tahap dua.

"Dari BPTJ dan Pemkab Bogor sudah memaklumi jika uji coba kedua ditunda sampai kondisi jalan dinyatakan layak," kata Joni.

Kanalisasi pertama kemarin, kata Joni, dapat dikatakan belum berhasil karena masih banyaknya penyempitan jalan, kepadatan di Pasar Cisarua dan banyaknya persimpangan di Megamendung.

"Ini harus diselesaikan dulu. Kita sudah petakan beberapa simpul kemacetan. Setelah dievaluasi yang pertama kemarin program kanalisasi belum berhasil," kata Joni.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP