Politisi PDIP Minta Relawan Tangkal Fitnah ke Jokowi-Ma'ruf

Minggu, 27 Januari 2019 23:25 Reporter : Mardani
Politisi PDIP Minta Relawan Tangkal Fitnah ke Jokowi-Ma'ruf Politikus PDIP Pulung Agustanto. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden tinggal menghitung bulan. Kurang lebih tiga bulan lagi masyarakat bakal menyalurkan hak pilihnya di balik bilik suara.

Politisi PDIP Pulung Agustanto meminta para relawannya yang tergabung dalam Relawan Pulung Menang (RPM) terus mengkampanyekan Jokowi- Ma'ruf Amin. Menurutnya, Jokowi adalah figur presiden yang didambakan.

"Pak Jokowi ini ya presiden yang saya bayangkan. Serius bekerja dan anak-anaknya juga tidak ikut-ikutan main proyek APBN," kata Pulung kepada para relawan di Sun International Palace Grand Ballroom Seasons City, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (27/1).

Dia juga meminta para relawan aktif menangkal berbagai fitnah dan hoaks yang menyasar Jokowi. Menurutnya, serangan berita hoaks dan fitnah ramai menyasar Jokowi.

"Semprotan kebohongan dan fitnah bertubi-tubi menyerang Pak Jokowi. Karena itu kita bantu Pak Jokowi sekali lagi," kata Pulung caleg DPR untuk Dapil DKI Jakarta III ini.

Dia juga terus memanaskan mesin politiknya jelang Pemilu April 2019. 851 relawan dari Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dikumpulkannya untuk berkonsolidasi.

Pemegang KTA PDIP sejak 1999 itu meminta relawan pendukungnya menerapkan strategi microtargeting. Strategi itu menuntut pendekatan melalui orang per orang dan door to door.

"Jadi kita akan bekerja dari pintu ke pintu. Sanggup?" kata pria berjuluk caleg rocker itu yang langsung dijawab 'sanggup' oleh para relawan.

Dia juga meminta relawan mengkampanyekan janjinya untuk mewakafkan gaji jika menjadi anggota DPR. Gaji tersebut akan diwakafkan untuk modal mendirikan Koperasi RPM yang bergerak di penjualan voucher ponsel dan listrik.

"Nanti voucher di Koperasi RPM akan lebih murah. Koperasi ini yang akan mengikat silaturahmi kita, bukan hanya datang saat mau pemilu saja tapi setelahnya lupa," katanya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini