Polisi Turun Tangan, Dalami SOP Penanganan Bayi di RSHS Bandung

Polisi telah memintai keterangan dari pihak rumah sakit untuk mengetahui Standar Operasional Prosedur (SOP).

Azzura Galexia
Oleh Azzura Galexia - Reporter
Polisi Turun Tangan, Dalami SOP Penanganan Bayi di RSHS Bandung
Polisi Turun Tangan, Dalami SOP Penanganan Bayi di RSHS Bandung (Merdeka.com)

Satreskrim Polrestabes Bandung melakukan penyelidikan terkait kasus ibu yang nyaris kehilangan bayinya karena tertukar di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Sejauh ini, polisi telah memintai keterangan dari pihak rumah sakit untuk mengetahui Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di rumah sakit.

"Minggu kemarin kita sudah datangi rumah sakit (RSHS)" kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, kepada wartawan pada Senin (13/4).

Anton belum memberi penjelasan lebih rinci soal hasil permintaan keterangan terhadap pihak rumah sakit. Dia juga belum menyebut nama-nama yang telah dimintai keterangan oleh polisi. Sementara itu, ibu yang nyaris kehilangan bayinya, Nina Saleha, belum dimintai keterangan oleh polisi.

"Kami tetap lakukan penyelidikan," ucap dia.

Sebelumnya, Nina melalui kuasa hukumnya melayangkan somasi kepada RSHS Bandung. Nina meminta agar dilakukan tes DNA untuk memastikan bayi yang dibawanya memang benar merupakan anaknya.

Selain itu, Nina juga meminta agar suster yang memberi bayinya ke orang lain segera dipecat dan tak hanya dinonaktifkan. Jika dalam kurun waktu tiga hari tak ada tanggapan atas surat somasi tersebut, maka pihaknya bakal menempuh jalur hukum.

Rekomendasi