Polisi Tolak Penangguhan Penahanan Dua Tersangka Video 'Vina Garut'

Sabtu, 24 Agustus 2019 15:52 Reporter : Merdeka
Polisi Tolak Penangguhan Penahanan Dua Tersangka Video 'Vina Garut' Perempuan pemeran video Vina Garut. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Polres Garut memutuskan menolak penangguhan penahanan dua tersangka kasus video gangbang Vina Garut. Sebelumnya, lewat kuasa hukumnya tersangka VN (19) dan WW (41) mengajukan penangguhan penahanan pada pekan kemarin.

"Penangguhan penahanan kami tolak. Alasannya belum ada pertimbangan yang dapat mendukung permohonan penangguhan penahanan tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng kepada Liputan6.com, Sabtu (24/8).

Maradona membenarkan, dua dari tiga tersangka melayangkan surat permohonan penangguhan penahanan kepada penyidik Polres Garut. Menurut dia, itu sah dan diatur dalam KUHAP.

Maradona pun memberikan jawaban atas penangguhan tersebut. Ia menyatakan, hingga kini masih menahan VA dan WW.

"Kami tidak menangguhkan penahanannya," ucap dia.

Dia menjelaskan, sejauh ini penahanan terhadap kedua tersangka sesuai ketentuan dalam KUHAP yaitu dengan pertimbangan syarat objektif. Selain itu, pertimbangan terhadap syarat subjektif.

"Terpenuhinya dua alat bukti yang cukup dan unsur-unsur pasalnya terpenuhi. Dan dikhawatirkan melarikan diri, dikhawatirkan merusak Barang bukti atau dikhawatirkan mengulangi perbuatannya lagi," tegas dia.

Pengacara V (19), Budi Rahadian, telah mengajukan penangguhan penahanan kliennya atas psikologis tersangka. Budi juga menegaskan dalam kasus ini kliennya merupakan korban. Alasan tersebut berdasarkan kesaksian V yang terpaksa melakukan adegan hubungan badan dengan sejumlah pria lantaran diancam mantan suami, A (31).

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini