Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi temukan dugaan pidana ambruknya atap SMA di Bekasi

Polisi temukan dugaan pidana ambruknya atap SMA di Bekasi Ilustrasi bangunan ambruk. ©2017 Merdeka.com/Ronald Chaniago

Merdeka.com - Penyidik Reskrim Polres Metro Bekasi menemukan unsur tindak pidana dalam kasus ambruknya atap SMA Negeri 1 Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Meski demikian, sampai saat ini belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, pihaknya telah memeriksa tujuh saksi terkait kasus ambruknya atap ruang kelas X IPS 3 dan 4 pada Selasa (28/2). Dalam insiden itu, 27 pelajar mengalami luka-luka.

"Kami masih mengembangkan keterangan saksi yang sudah diperiksa," ujar Asep, Rabu (8/3).

Tujuh saksi yang diperiksa mulai dari kepala sekolah berinisial AM, ketua panitia program pembangunan berinisial HAK, bendahara sekolah inisial MS, anggota komite sekolah inisial DD, wakil ketua komite sekolah inisial MM, pemborong kontruksi baja ringan inisial NP, dan BS pekerja kontruksi baja ringan.

Dari keterangan para saksi ditemukan unsur tindak pidana karena ambruknya atap itu menyebabkan kerugian harta benda orang lain dan atau mengakibatkan kecelakaan bagi orang lain.

Meski demikian, penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab ambruknya atap dua ruang kelas tersebut. Adapun, kesimpulan menunggu hasil dari ahli bangunan konstruksi yang independen dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

"Hingga kini, kami masih menunggu hasil penyelidikan Puslabfor Mabes Polri terkait penyebab kejadian ini," katanya.

Atap SMA Negeri 1 Muara Gembong tiba-tiba ambruk ketika proses belajar mengajar berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB. Pelajar maupun guru terkejut tiba-tiba mendengar suara gemuruh dari atap disusul jatuhnya material seperti genting dan baja ringan.

Padahal, kata dia, saat kejadian tidak terjadi hujan, ataupun ada angin kencang. Akibat dari kejadian itu, sebanyak 27 pelajar yang sekolah tersebut mengalami luka-luka. Kini kondisi korban sudah sehat, hanya perlu penyembuhan trauma saja. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP