Polisi Tangkap ML, Mafia Atur Tambahan Waktu & Kartu Kuning Pertandingan Bola
Merdeka.com - Satgas Anti Mafia Bola kembali menangkap satu orang tersangka baru terkait pengaturan skor pertandingan Persibara Banjarnegara melawan Persekapas Pasuruan pada Liga 3 Indonesia. Satu orang tersebut yakni berinisial ML.
Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, ML ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan karena ia bertugas sebagai pengatur wasit disetiap harinya.
"Hari ini satgas sudah melakukan upaya paksa terhadap tersangka dan sudah dilakukan penangkapan terhadap tersangka ML, ML sehari-hari bertugas sebagai pengatur wasit di dalam tim organisasi PSSI, karena dia sebagai Staf Direktur Pengaturan Wasit. Dia yang mengatur dan menjadwalkan wasit mana saja yang akan mempimpin tiap pertandingan," kata Dedi di UNAS, Jakarta Selatan, Selasa (15/1).
Dedi pun menuturkan, Satgas Anti Mafia Bola akan mendalami lebih dalam lagi terkait berapa uang yang ia terima disetiap pengaturan wasit.
"Betul, terhadap tersangka ini akan didalami aliran dana yang ia terima," tuturnya.
Selain itu, Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, peran yang dijalani oleh ML selain mengatur wasit juga sebagai pengatur penambahan waktu di setiap pertandingan.
"Peran daripada tersangka ML adalah mafia mengatur pertandingan. Artinya gini, saat pertandingan itu dilakukan dia yang mengatur. Tambahan waktu berapa, kemudian ada kartu kuning, merah atau apa itu ada semua dia yang mengatur. Dengan harapan, apa yang menjadi tujuan dia tercapai," jelas Argo.
Kabid Humas Polda Metro Jaya ini pun mengungkapkan, ML sudah lama bekerja atau bertugas untuk mengatur wasit disetiap pertandingan yang membuatnya ia mendapatkan keuntungan lebih.
"Dia orang lama, sedang kita dalami (berapa lamanya) Sedang BAP belum selesai, karena lagi pemeriksaan. Dia orang lama di PSSI, sedang kita cek berapa lama dia di sana, apa saja yang dia lakukan. Kita sedang mengecek juga berapa uang yang dia terima, sedang didalami penyidik," ungkapnya.
Sebelum mengatur wasit, ia lebih dulu melakukan rapat dengan para tersangka lainnya yang sudah ditangkap lebih dulu sebelum dirinya.
"Tentunya (ada kaitan dengan tersangka lain) semua dalam satu pertandingan sebelum dilakukan pertandingan ada rapat ada pertemuan," katanya.
Seperti diketahui, Satgas Anti Mafia Bola sudah menetapkan 11 orang tersangka terkait pengaturan skor dalam pertandingan antara Persibara Banjarnegar melawan Persekapas Pasuruan.
Dari 11 orang tersangka, polisi lebih dulu menangkap 5 orang tersangka yakni Johar Lin Eng, Priyanto, Anik Yuni Artika Sari dan Dwi Irianto alias Mbah Putih serta Nurul Safarid.
Lalu, polisi kembali menetapkan tersangka YI, ML, CH, DS, P dan MR. Kemarin malam ML sudah ditangkap di Jakarta dan masih diperiksa polisi.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya