Polisi: Tak Ada Tahanan Kabur dalam Kerusuhan Rutan Kabanjahe
Merdeka.com - Polisi memastikan tidak ada napi atau tahanan yang melarikan diri dalam kerusuhan di Rutan Kelas II B Kabanjahe, Sumut, Selasa (12/2). Sejauh ini korban jiwa maupun luka pun nihil.
"Untuk sementara tidak ada korban jiwa maupun luka. Untuk api sudah mulai padam. Napi tidak ada yang kabur. Situasi saat ini terkendali," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.
Dia menjelaskan, kerusuhan di penjara itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wib. Sejumlah napi dan tahanan melakukan pembakaran dan perusakan di sana.
Tatan menjelaskan, personel Polres Tanah Karo sudah melakukan pengamanan di lokasi. Mereka didukung pihak TNI, dari Kodim setempat dan Yonif 125/Simbisa.
Sat Brimob dan Dit Samapta Polda Sumut juga sudah menggerakkan masing-masing 1 SSK ke lokasi.
Aparat keamanan juga mengevakuasi para napi dan tahanan ke Mapolres dan Mapolsek setempat. "Kan rutannya rusak terbakar bagian depan, berisiko dan sangat rawan kalau tidak dievakuasi," sebut Tatan.
Hingga pukul 15.11 Wib, sudah sekitar 360-an orang dari 410 napi dan tahanan yang berhasil dievakuasi. "Sisa 40-an lagi yang akan dievakuasi. Proses evakuasi masih berlangsung, kita tetap melakukan imbauan serta komunikasi ke para napi dan tahanan," jelas Tatan.
Sementara pemadam kebakaran sudah bekerja keras untuk menjinakkan si jago merah. Mereka dilaporkan sudah berhasil memadamkan api.
Mengenai penyebab kerusuhan dan pelaku pembakaran dan perusakan, kata Tatan, hal itu masih diselidiki petugas. "Tim Labfor sudah di TKP," tutup Tatan.
Seperti diberitakan, kerusuhan disusul kebakaran terjadi di Rutan Kelas IIB Kabanjahe, Jalan Bhayangkara, Kabanjahe, Karo, Sumut, Selasa (12/2). Kepala Rutan Simson Bangun menduga kerusuhan itu digerakkan napi narkoba yang tertangkap kembali di penjara itu.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya